Showing posts with label Keajaiban. Show all posts
Showing posts with label Keajaiban. Show all posts

Pengaruh Al-Quran Terhadap Organ Tubuh



Dan apabila dibacakan Al quran, maka dengarkanlah baik-baik,
dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat ( Al A'raaf : 204 )
Imam Ibnul Qayyim rahimahullahu Ta'ala berkata : "Pada suatu ketika aku pernah jatuh sakit, tetapi aku tidak menemukan seorang dokter atau obat penyembuh. Lalu aku berusaha mengobati dan menyembuhkan diriku dengan surat al-Fatihah, maka aku melihat pengaruh yang sangat menakjubkan. Aku ambil segelas air zam-zam dan membacakan padanya surat al-Fatihah berkali-kali, lalu aku meminumnya hingga aku mendapatkan kesembuhan total. Selanjutnya aku bersandar dengan cara tersebut dalam mengobati berbagai penyakit dan aku merasakan manfaat yang sangat besar. Kemudian aku beritahukan kepada banyak orang yang mengeluhkan suatu penyakit dan banyak dari mereka yang sembuh dengan cepat". Zaadul Ma’aad (IV/178) dan al-Jawabul Kaafi (hal. 21).
Ada menyeruak perhatian yang begitu besar terhadap kekuatan membaca Al-Qur'an, dan yang terlansir di dalam Al-Qur'an, dan pengajaran Rasulullah. Dan sampai beberapa waktu yang belum lama ini, belum diketahui bagaimana mengetahui dampak Al-Qur'an tersebut kepada manusia. Dan apakah dampak ini berupa dampak biologis ataukah dampak kejiwaan, atakah malah keduanya, biologis dan kejiwaan.

Maka, untuk menjawab pertanyaan-pertanya an ini, kami memulai sebuah penelitian tentang Al-Qur'an dalam pengulangan- pengulangan "Akbar" di kota Panama wilayah Florida. Dan tujuan pertama penelitian ini adalah menemukan dampak yang terjadi pada organ tubuh manusia dan melakukan pengukuran jika memungkinkan.

Penelitian ini menggunakan seperangkat peralatan elektronik dengan ditambah komputer untuk mengukur gejala-gejala perubahan fisiologis pada responden
selama mereka mendengarkan bacaan Al-Qur'an.

Penelitian dan pengukuran ini dilakukan terhadap sejumlah kelompok manusia:
1. Muslimin yang bisa berbahasa Arab.
2. Muslimin yang tidak bisa berbahasa Arab
3. Non-Islam yang tidak bisa berbahasa Arab.


Pada semua kelompok responden tersebut dibacakan sepotong ayat Al-Qur'an dalam bahasa Arab dan kemudian dibacakan terjemahnya dalam bahasa Inggris.

Dan pada setiap kelompok ini diperoleh data adanya dampak yang bisa ditunjukkan tentang Al-Qur'an, yaitu 97% percobaan berhasil menemukan perubahan dampak tersebut. Dan dampak ini terlihat pada perubahan fisiologis yang ditunjukkan oleh
menurunnya kadar tekanan pada syaraf secara sprontanitas. Dan penjelasan hasil penelitian ini aku presentasikan pada sebuah muktamar tahunan ke-17 di Univ. Kedokteran Islam di Amerika bagian utara yang diadakan di kota Sant Louis Wilayah Mizore, Agustus 1984.

Dan benar-benar terlihat pada penelitian permulaan bahwa dampak Al-Qur'an yang kentara pada penurunan tekanan syaraf mungkin bisa dikorelasikan kepada para pekerja: Pekerja pertama adalah suara beberapa ayat Al-Qur'an dalam Bahasa Arab. Hal ini bila pendengarnya adalah orang yang bisa memahami Bahasa Arab atau tidak memahaminya, dan juga kepada siapapun (random). Adapun pekerja kedua adalah makna sepenggal Ayat Al-Qur'an yang sudah dibacakan sebelumnya, sampai walaupun penggalan singkat makna ayat tersebut tanpa sebelumnya mendengarkan bacaan Al-Qur'an dalam Bahasa Arabnya.

Adapun Tahapan kedua adalah penelitian kami pada pengulangan kata "Akbar" untuk membandingkan apakah terdapat dampak Al-Qur'an terhadap perubahan-perubahan fisiologis akibat bacaan Al-Qur'an, dan bukan karena hal-hal lain selain Al-Qur'an semisal suara atau lirik bacaan Al-Qur'an atau karena pengetahun responden bahwasannya yang diperdengarkan kepadanya adalah bagian dari kitab suci atau pun yang lainnya.

Dan tujuan penelitian komparasional ini adalah untuk membuktikan asumsi yang menyatakan bahwa "Kata-kata dalam Al-Qur'an itu sendiri memiliki pengaruh fisiologis hanya bila didengar oleh orang yang memahami Al-Qur'an . Dan penelitian ini semakin menambah jelas dan rincinya hasil penelitian tersebut.

Peralatan

Peralatan yang digunakan adalah perangkat studi dan evaluasi terhadap tekanan syaraf yang ditambah dengan komputer jenis Medax 2002 (Medical Data Exuizin) yang ditemukan dan dikembangkan oleh Pusat Studi Kesehatan Univ. Boston dan Perusahaan Dafikon di Boston. Perangkat ini mengevaluasi respon-respon perbuatan yang menunjukkan adanya ketegangan melalui salah satu dari dua hal: (i) Perubahan gerak nafas secara langsung melalui komputer, dan (ii) Pengawasan melalui alat evaluasi perubahan-perubahan fisiologis pada tubuh. Perangkat ini sangat lengkap dan menambah semakin menguatkan hasil validitas hasil evaluasi. Subsekuen:

1. Program komputer yang mengandung pengaturan pernafasan dan monitoring perubahan fisiologis dan printer.

2. Komputer Apple 2, yaitu dengan dua floppy disk, layar monitor dan printer.

3. Perangkat monitoring elektronik yang terdiri atas 4 chanel: 2 canel untuk mengevaluasi elektrisitas listrik dalam otot yang diterjemahkan ke dalam respon-respon gerak syaraf otot; satu chanel untuk memonitor arus balik listrik yang ke kulit; dan satu chanel untuk memonitor besarnya peredaran darah dalam kulit dan banyaknya detak jantung dan suhu badan.

Berdasarkan elektrisitas listrik dalam otot-otot, maka ia semakin bertambah yang menyebabkan bertambahnya cengkeraman otot. Dan untuk memonitor perubahan-perubahan ini menggunakan kabel listrik yang dipasang di salah satu ujung jari tangan.

Adapun monitoring volume darah yang mengalir pada kulit sekaligus memonitor suhu badan, maka hal itu ditunjukkan dengan melebar atau mengecilnya pori-pori kulit. Untuk hal ini, menggunakan kabel listrik yang menyambung di sekitar salah satu jari tangan. Dan tanda perubahan-perubahan volume darah yang mengalir pada kulit terlihat jelas pada layar monitoryang menunjukkan adanya penambahan cepat pada jantung. Dan bersamaan dengan pertambahan ketegangan, pori-pori mengecil, maka mengecil pulalah darah yag mengalir pada kulit, dan suhu badan, dan detak jantung.

Metode dan Keadaan yang digunakan: Percobaan dilakukan selama 210 kali kepada 5 responden: 3 laki-laki dan 2 perempuan yang berusia antara 40 tahun dan 17 tahun, dan usia pertengahan 22 tahun.

Dan setiap responden tersebut adalah non-muslim dan tidak memahami bahasa Arab. Dan percobaan ini sudah dilakukan selama 42 kesempatan, dimana setiap kesempatannya selama 5 kali, sehingga jumlah keseluruhannya
210 percobaan. Dan dibacakan kepada responden kalimat Al-Qur'an dalam bahasa Arab selama 85 kali, dan 85 kali juga berupa kalimat berbahasa Arab bukan Al-Qur'an. Dan sungguh adanya kejutan/shock pada bacaan-bacaan ini: Bacaan berbahasa Arab (bukan Al-Qur'an) disejajarkan dengan bacaan Al-Qur'an dalam lirik membacanya, melafadzkannya di depan telingga, dan responden tidak mendengar satu ayat Al-Qur'an selama 40 uji-coba. Dan selama diam tersebut, responden ditempatkan dengan posisi duduk santai dan terpejam. Dan posisi seperti ini pulalah yang diterapkan terhadap 170 uji-coba bacaan berbahasa Arab bukan Al-Qur'an.

Dan ujicoba menggunakan bacaan berbahasa Arab bukan Al-Qur'an seperti obat yang tidak manjur dalam bentuk mirip seperti Al-Qur'an, padahal mereka tidak bisa membedakan mana yang bacaan Al-Qur'an dan mana yang bacaan berbahasa Arab bukan Al-Qur'an. Dan tujuannya adalah utuk mengetahui
apakah bacaan Al-Qur'an bisa berdampak fisiologis kepada orang yang tidak bisa memahami maknanya. Apabila dampak ini ada (terlihat), maka berarti benar terbukti dan dampak tidak ada pada bacaan berbahasa Arab yang dibaca murottal (seperti bacaan Imam Shalat) pada telinga responden.

Adapun percobaan yang belum diperdengarkan satu ayat Al-Qur'an kepada responden, maka tujuannya adalah untuk mengetahui dampak fisiologis sebagai akibat dari letak/posisi tubuh yang rileks (dengan duduk santai dan mata terpejam).

Dan sungguh telah kelihatan dengan sangat jelas sejak percobaan pertama bahwasannya posisi duduk dan diam serta tidak mendegarkan satu ayat pun, maka ia tidak mengalami perubahan ketegangan apapun. Oleh karena itu, percobaan diringkas pada tahapan terakhir pada penelitian perbandingan terhadap pengaruh bacaan Al-Qur'an dan bacaan bahasa Arab yang dibaca murottal seperti Al-Qur'an terhadap tubuh.

Dan metode pengujiannya adalah dengan melakukan selang-seling bacaan: dibacakan satu bacaan Al-Qur'an, kemudian bacaan bahasa Arab, kemudian Al-Qur'an dan seterusnya atau sebaliknya secara terus menerus.

Dan para responden tahu bahwa bacaan yang didengarnya adalah dua macam:
Al-Qur'an dan bukan Al-Qur'an, akan tetapi mereka tidak mampu membedakan antara keduanya, mana yang Al-Qur'an dan mana yang bukan.

Adapun metode monitoring pada setiap percobaan penelitian ini, maka hanya mencukupkan dengan satu chanel yaitu chanel monitoring elektrisitas listrik pada otot-otot, yaitu dengan perangkat Midax sebagaimana kami sebutkan di atas. Alat ini membantu menyampaikan listrik yang ada di dahi.

Dan petunjuk yang sudah dimonitor dan di catat selama percobaan ini mengadung energi listrik skala pertengahan pada otot dibandingkan dengan kadar fluktuasi listrik pada waktu selama percobaan. Dan sepanjang otot untuk mengetahui dan membandingkan persentase energi listrik pada akhir setiap percobaan jika dibandingkan keadaan pada awal percobaan. Dan semua monitoring sudah dideteksi dan dicatat di dalam komputer. Dan sebab kami mengutamakan metode ini untuk memonitor adalah karena perangkat ini bisa meng-output angka-angka secara rinci yang cocok untuk studi banding, evaluasi dan akuntabel..

Pada satu ayat percobaan, dan satu kelompok percobaan perbandingan lainnya mengandung makna adanya hasil yang positif untuk satu jenis cara yang paling kecil sampai sekecil-kecilnya energi listrik bagi otot. Sebab hal ini merupakan indikator bagusnya kadar fluktuasi ketegangan syaraf, dibandingkan dengan berbagai jenis cara yang digunakan responden tersebut ketika duduk. Hasil Penelitian

Ada hasil positif 65% percobaan bacaan Al-Qur'an. Dan hal ini menunjukkan bahwa energi listrik yang ada pada otot lebih banyak turun pada percobaan ini. Hal ini ditunjukkan dengan dampak ketegangan syaraf yang terbaca pada monitor, dimana ada dampak hanya 33 % pada responden yang diberi bacaan selain Al-Qur'an.

Pada sejumlah responden, mungkin akan terjadi hasil yang terulang sama, seperti hasil pengujian terhadap mendengar bacaan Al-Qur'an. Oleh karena itu, dilakukan ujicoba dengan diacak dalam memperdengarkannya (antara Al-Qur'an dan bacaan Arab) sehingga diperoleh data atau kesimpulan yang valid.

Pembahasan Hasil Penelitian dan Kesimpulan Sungguh sudah terlihat jelas hasil-hasil awal penelitian tentang dampak Al-Qur'an pada penelitian terdahulu bahwasanya
Al-Qur`an memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap syaraf. dan mungkin bisa dicatat pengaruh ini sebagai satu hal yang terpisah, sebagaimana pengaruh inipun terlihat pada perubahan energi listrik pada otot-otot pada organ tubuh. dan perubah-perubahan yang terjadi pada kulit karena energi listrik, dan perubahan pada peredaran darah, perubahan detak jantung, voleme darah yang mengalir pada kulit, dan suhu badan.

Dan semua perubahan ini menunjukan bahwasanya ada perubahan pada organ-organ syaraf otak secara langsung dan sekaligus mempengaruhi organ tubuh lainnya. Jadi,
ditemukan sejumlah kemungkinan yang tak berujung ( tidak diketahui sebab dan musababnya) terhadap perubahan fisiologis yang mungkin disebabkan oleh bacaan Al-Qur`an yang didengarkannya.

Oleh karena itu sudah diketahui oleh umum bahwasanya ketegangan-ketegang an saraf akan berpengaruh kepada dis-fungsi organ tubuh yang dimungkinkan terjadi karena produksi zat kortisol atau zat lainnya ketika merespon gerakan antara saraf otak dan otot. Oleh karena itu pada keadaan ini pengaruh Al-Qur`an terhadap ketegangan saraf akan menyebabkan seluruh badannya akan segar kembali, dimana dengan bagusnya stamina tubuh ini akan menghalau berbagai penyakit atau mengobatinya. Dan hal ini sesuai dengan keadaan penyakit tumor otak atau kanker otak.

Juga,
hasil uji coba penelitian ini menunjukan bahwa kalimat-kalimat Al-Qur`an itu sendiri memeliki pengaruh fisiologis terhadap ketegangan organ tubuh secara langsung, apalagi apabila disertai dengan mengetahui maknanya.
Sumber : harun yahya
“Katakanlah, al-Qur’an itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang-orang yang beriman”. (QS. Fushshilat : 44).
“Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman”. (QS. Al-Israa’ : 82).
“Hai sekalian manusia, sesungguhnya telah datang kepada kalian pelajaran dari Rabb kalian, dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada, dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman”. (QS. Yunus : 57).
Dan apabila dibacakan Al quran, maka dengarkanlah baik-baik,
dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat ( Al A'raaf : 204 )

KEUTAMAAN SURAT AL MU'AWWIZAATAIN

( Surat Al Ikhlash, Al Falaq dan An-Naas )
Dari 'Uqbah bin 'Amir ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda,
Adakah kau lihat ayat-ayat yang diturunkan pada malam ini dan
selainnya tidak dapat dilihat sepertinya?, dialah: Qul a'udzu
birabbil falaq' dan 'Qul a'udzu birabbin-naas. "
(Diriwayatkan oleh Muslim)
Dari Aisyah ra. bahwa Rasulullah saw. apabila akan berangkat
tidur tiap-tiap malam beliau mengumpulkan kedua telapak
tangannya kemudian meniupkannya seraya membaca surat Al Ikhlash,
Al Falaq dan An-Naas. Kemudian beliau mengusapkannya ke seluruh
tubuhnya (sebatas yang bisa) dimulai dari kepala lalu muka
kemudian bagian depan dari badan. Beliau melakukannya sebanyak tiga kali.
(Diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim)

Uzair Tidur Selama 100 Tahun




Pada suatu hari ketika 'Uzair memasuki kebunnya yang menghijau dengan pokok-pokok tamar dan tiba-tiba hatinya telah terpesona serta tertarik untuk memikirkan rahsia keindahan dan keajaiban alam ini. Sesudah memetik buah-buahan dia pulang dengan keldainya sambil menikmati keindahan-keindahan alam sekitarnya sehingga keldai yang ditungganginya tersesat jalan. Setelah sekian lama barulah dia sedar bahawa dia telah berada di suatu daerah yang tidak dikenali oleh beliau serta sudah jauh dari negerinya sendiri.Sebaik sahaja dia sampai ke daerah itu dilihatnya kampung itu baru sahaja diserbu oleh musuh-musuh sehingga menjadi rosak-binasa sama sekali.

Di tapak atau bekas runtuhan terdapat mayat-mayat manusia yang bergelimpangan yang sudah busuk serta hancur. Melihatkan pemandangan yang mengerikan itu, dia pun turun dari keldainya dengan membawa dua keranjang buah-buahan. Manakala keldainya itu ditambat di situ, kemudian dia pun duduk bersandar pada dinding sebuah rumah yang sudah runtuh bagi melepaskan penatnya. Dalam pada itu, fikirannya mula memikirkan mayat manusia yang sudah busuk itu.


"Bagaimana orang-orang yang sudah mati dan hancur itu akan dihidupkan oleh Tuhan kembali di negeri akhirat?" begitulah pertanyaan yang datang bertalu-talu da tidak terjawab olehnya sehingga dia menjadi lemah-longlai dan kemudian terus tertidur. Dalam tidur itu, dia seakan-akan bertemu dengan semua arwah (roh-roh) orang-orang yang sudah meninggal itu. Tidurnya amat luar biasa sekali, bukan hanya sejam atau semalam, tetapi dia telah tidur terus-menerus tanpa bangun-bangun selama seratus tahun lamanya.


Dalam masa dia tertidur itu, keadaan di sekitarnya sudah ramai lapisan baru, rumah serta bangunan-bangunan banyak yang telah didirikan. Dalam masa seratus tahun itu, segala-galanya sudah berubah, manakal 'Uzair tetap terus tidur tersandar di dinding buruk itu menjadi jasad (tubuh) yang tidak bernyawa lagi. Dagingnya sudah hancur dan tulang belulangnya sudah hancur lebur berderai.

Kemudian jasad 'Uzair yang telah mati, daging dan tulangnya yang sudah hancur itu disusun kembali oleh Allah pada bahagiannya masing-masing lalu ditiupkan ruhnya. Dan ketika itu juga 'Uzair hidup kembali seperti dahulu. 'Uzair terus berdiri seperti orang yang bangun dari tidur lantas dia mencari keldai dan buah-buahannya di dalam keranjang dahulu.


Tidak berapa lama kemudian, turunlah beberapa malaikat seraya bertanya, "Tahukah engkau ya 'Uzair berapa lama engkau tidur?"Tanpa berfikir panjang 'Uzair menjawab, "Saya tertidur sehari dua ataupun setengah hari."
Lalu malaikat pun berkata kepadanya, "Bahawa engkau terdampar di sini genap seratus tahun lamanya. Disinilah engkau berbaring, berhujan dan berpanas matahari, kadang-kadang ditiup badai dan berhawa sejuk dan juga panas terik. Dalam masa yang begitu panjang, makanan engkau tetap baik keadaannya. Tetapi cuba lihat keadaan keldai itu, dia sendiri pun sudah hancur dan dagingnya sudah busuk."Berkata malaikat lagi, "Lihatlah dan perhatikanlah sungguh-sungguh.

Demikianlah kekuasaan Allah. Allah dapat menghidupkan kembali orang yang sudah mati dan mengembalikan jasad-jasad yang sudah hancur lebur dan dengan semudah itu pulalah Tuhan akan membangkitkan semua manusia yang sudah mati itu nanti di akhirat untuk diperiksa dan diadili segala perbuatannya. Hal ini diperlihatkan oleh Tuhan kepada engkau supaya iman engkau tetap dan engkau sendiri dapat menjadi bukti kepada manusia-manusia lain supaya engkau dan manusia-manusia lain tiada syak dan ragu-ragu lagi tentang apa yang diterangkan Tuhan tentang akhirat itu."


Setelah 'Uzair melihat makanan dan keldainya yang sudah hancur itu, maka 'Uzair pun berkata, "Sekarang tahulah saya bahawa Allah itu adalah berkuasa ke atas tiap-tiap sesuatu." Tiba-tiba keldai yang sudah hancur berderai itu dilihatnya mulai dikumpulkan daging dan tulangnya. Dan akhirnya menjadi seperti sediakala iaitu hidup kembali bergerak-gerak dan berdiri sebagaimana sebelum mati. Maka 'Uzair pun berkata, "Sekarang tahulah saya bahawa Allah berkuasa di atas segala-galanya."

Lalu dia pun terus mengambil keldainya dahulu dan terus menunggangnya pulang ke rumahnya dahulu dengan mencari-cari jalan yang sukar untuk dikenali. Dilihatnya segala-gala telah berubah. Dia cuba mengingati apa yang pernah dilihatnya seratus tahun dahulu. Setelah menempuhi berbagai kesukaran, akhirnya dia pun sampai ke rumahnya. Sebaik sahaja dia sampai di situ, dia mendapati rumahnya sudah pun buruk di mana segala dinding rumahnya telah habis runtuh.

Semasa dia memandang keadaan sekeliling rumahnya, dia ternampak seorang perempuan tua, lantas dia pun bertanya, "Inikah rumah tuan 'Uzair?""Ya," jawab perempuan itu. "Inilah rumah 'Uzair dahulu, tetapi 'Uzair telah lama pergi dan tiada didengar berita tentangnya lagi sehingga semua orang pun lupa padanya dan saya sendiri tidak pernah menyebut namanya selain kali ini sahaja." Kata perempuan itu sambil menitiskan airmata.'Sayalah 'Uzair," jawab 'Uzair dengan pantas. "Saya telah dimatikan oleh Tuhan seratus tahun dahulu dan sekrang saya sudah dihidupkan oleh Allah kembali."

Perempuan tua itu terkejut seakan-akan tidak percaya, lalu dia pun berkata, "'Uzair itu adalah seorang yang paling soleh, doanya selalu dimakbulkan oleh Tuhan dan telah banyak jasanya di dalam menyembuhkan orang yang sakit tenat." Sambunya lagi, "Saya ini adalah hambanya sendiri, badan saya telah tua dan lemah, mata saya telah pun buta kerana selalu menangis terkenangkan 'Uzair. Kalaulah tuan ini 'Uzair maka cubalah tuan doakan kepada Tuhan suaya mata saya terang kembali dan dapat melihat tuan."


"Uzair pun mendaha kedua belah tangannya ke langit lalu berdoa ke hadrat Tuhan. Tiba-tiba mata orang rua itupun terbuka dan dapat melihat dengan lebih terang lagi. Tubuhnya yang tua dan lemah itu kembali kuat seakan-akan kembali muda. Setelah merenung wajah 'Uzair dia pun berkata, "Benar, tuanlah 'Uzair. Saya masih ingat." Hambanya itu terus mencium tangan 'Uzair lalu keduanya pergi mendapatkan orang ramai, bangsa Israil. 'Uzair memperkenalkan dirinya bahawa dialah 'Uzair yang pernah hidup di kampung itu lebih seratus tahun yang lalu.


Berita itu bukan sahaja mengejutkan bangsa Israil, tetapi ada juga meragukan dan ada yang tidak percaya kepadanya. Walau bagaimanapun berita itu menarik perhatian semua orang yang hidup ketika itu. Kerana itu mereka ingin menguji kebenaran 'Uzair. Kemudian datanglah anak kandungnya sendiri seraya bertanya, "Saya masih ingat bahawa bapa saya mempunyai tanda di punggungnya. Cubalah periksa tanda itu. Kalau ada benarlah dia 'Uzair."
Tanda itu memang ada pada 'Uzair, lalu percayalah sebahagian daripada mereka. Akan tetapi sebahagian lagi mahukan bukti yang lebih nyata, maka mereka berkata kepada 'Uzair, "Bahawa sejak penyerbuan Nebukadnezar ke atas bangsa dan negara Israil dan setelah tentera tersebut membakar kitab suci Taurat, maka tiadalah seorang pun bani Israil yang hafal isi Taurat kecuali 'Uzair sahaja. Kalau benarlah tuan Uzair, cubalah tuan sebutkan isi Taurat yang betul."


'Uzair pun membaca isi Taurat itu satu persatu dengan fasih dan lancar serta tidak salah walaupun sedikit. Mendengarkan itu barulah mereka percaya bahawa sungguh benar itulah 'Uzair. Ketika itu, semua bangsa Israil punpercaya bahawa dialah 'Uzair yang telah mati dan dihidupkan semual oleh Tuhan. Banyak di antara mereka yang bersalam dan mencium tangan 'Uzair serta meminta nasihat dan panduan daripadanya. Tetapi sebahagian daripada kaum Yahudi yang bodoh menganggap 'Uzair sebagai anak Tuhan pula. Maha Suci Allah tidak mempunyai anak samada 'Uzair mahupun Isa kerana semua makhluk adalah kepunyaan-Nya belaka.

Janganlah kita was-was tentang kekuasaan Allah, maka hendaklah dia fikir siapakah yang menciptakan dirinya itu. Adalah mustahil sesuatu benda itu terjadi dengan sendirinya tanpa ada yang menciptakan. Kalau masih ada orang yang ragu-ragu tentang kekuasaan Allah, ubatnya hanya satu sahaja, hendaklah dia membaca dan memahami al-Qur'an, was-was terhadap kekuasaan Allah itu hanya datangnya dari syaitan.

Keberkatan Bismillah


Ada seorang perempuan tua yang taat beragama, tetapi suaminya seorang yang fasik dan tidak mahu mengerjakan kewajipan agama dan tidak mahu berbuat kebaikan.Perempuan itu sentiasa membaca Bismillah setiap kali hendak bercakap dan setiap kali dia hendak memulakan sesuatu sentiasa didahului dengan Bismillah.

Suaminya tidak suka dengan sikap isterinya dan sentiasa memperolok-olokkan isterinya.Suaminya berkata sambil mengejak, "Asyik Bismillah, Bismillah. Sekejap-sekejap Bismillah."Isterinya tidak berkata apa-apa sebaliknya dia berdoa kepada Allah S.W.T. supaya memberikan hidayah kepada suaminya. Suatu hari suaminya berkata : "Suatu hari nanti akan aku buat kamu kecewa dengan bacaan-bacaanmu itu."

Untuk membuat sesuatu yang memeranjatkan isterinya, dia memberikan wang yang banyak kepada isterinya dengan berkata, "Simpan duit ini." Isterinya mengambil duit itu dan menyimpan di tempat yang selamat, di samping itu suaminya telah melihat tempat yang disimpan oleh isterinya. Kemudian dengan senyap-senyap suaminya itu mengambil duit tersebut dan mencampakkan beg duit ke dalam perigi di belakang rumahnya.

Setelah beberapa hari kemudian suaminya itu memanggil isterinya dan berkata, "Berikan padaku wang yang aku berikan kepada engkau dahulu untuk disimpan."
Kemudian isterinya pergi ke tempat dia menyimpan duit itu dan diikuti oleh suaminya dengan berhati-hati dia menghampiri tempat dia menyimpan duit itu dia membuka dengan membaca, "Bismillahirrahmanirrahiim." Ketika itu Allah S.W.T. menghantar malaikat Jibrail A.S. untuk mengembalikan beg duit dan menyerahkan duit itu kepada suaminya kembali.

Alangkah terperanjat suaminya, dia berasa bersalah dan mengaku segala perbuatannya kepada isterinya, ketika itu juga dia bertaubat dan mula mengerjakan perintah Allah, dan dia juga membaca Bismillah apabila dia hendak memulakan sesuatu kerja.

Al-Quran dan Sains Moden : Di manakah Kebenarannya?


Asal usul alam semesta diterangkan dalam Al-Qur'an dalam ayat berikut;

Dia adalah maha Pencipta langit dan bumi. Surat al-An'aam:101.

Maklumat yang dinyatakan dalam Al-Qur'an ini adalah satu fakta yang sangat tepat dan selari dengan penemuan sains kontemporari. Kesimpulan yang dicapai dalam bidang astrofizik hari ini ialah bahawa alam semesta, bersama-sama dengan dimensi benda dan masa, telah terhasil melalui satu letupan yang besar yang terjadi ketika masa-sifar. Fenomena ini yang dikenali sebagai Big Bang membuktikan bahawa alam semesta telah diciptakan dari ketiadaan sebagai satu produk, dari satu letupan titik tunggal. Golongan saintifik moden percaya bahawa Big Bang adalah satu-satunya penerangan paling rasional dan fakta yang dapat dibuktikan mengenai permulaan dan asal kewujudan alam semesta.

Sebelum fenomena Big Bang terjadi, tidak terdapat sebarang benda yang wujud. Dalam keadaan tanpa sebarang kewujudan kebendaan, tenaga atau masa, dan yang mana hanya dapat diterangkan secara metafizik, semuanya ini sebenarnya telah diciptakan. Fakta ini, yang baru diketahui melalui kajian dalam bidang fizik moden, telah dinyatakan dalam Al-Qur'an 1400 tahun lalu.

PENGEMBANGAN ALAM SEMESTA

Dalam Al-Qur'an yang diwahyukan 1400 tahun lalu, ketika pengetahuan tentang astronomi masih sedikit, fakta mengenai pengembangan alam semesta telah diterangkan seperti berikut;

Dan langit itu Kami bina dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami benar-benar meluaskannya. (Surah az-Dzariyat; 47)

Edwin Hubble

Perkataan 'langit' yang dinyatakan dalam ayat di atas digunakan dalam banyak tempat dalam Al-Qur'an yang bermaksud ruang angkasa dan cakerawala. Di sini sekali lagi, perkataan ini digunakan untuk maksud ini. Dalam perkataan lain, Al-Qur'an mendedahkan hakikat mengenai proses pengembangan alam semesta. Dan ini merupakan puncak kesimpulan yang diputuskan oleh dunia sains hari ini.

Sehingga penghujung abad ke 20, pandangan yang paling masyhur dalam dunia sains ialah bahawa 'alam semesta mempunyai sifat konstan (statik) dan telah wujud tanpa keterbatasan masa'. Kajian, pemerhatian dan pengiraan yang dijalankan melalui seluruh insfranstruktur teknologi moden, sebenarnya telah menunjukkan bahawa alam semesta telah wujud dalam masa yang terbatas dan berkembang secara konstan.

Pada permulaan abad ke 20, seorang ahli fizik Russia Alexander Friedmann dan ahli kosmologi Belgium George Le'maitre telah membuat pengiraan secara teori bahawa alam semesta adalah dalam keadaan pergerakan yang berterusan dan ia sebenarnya berkembang.

Fakta ini juga telah dibuktikan melalui data dari pemerhatian yang dijalankan pada tahun 1929. Edwin Hubble seorang ahli astronomi Amerika yang membuat pemerhatian di langit dengan menggunakan teleskop, mengisytiharkan bahawa bintang-bintang dan galaksi-galaksi bergerak menjauhi antara satu sama lain secara berterusan. Sebuah alam semesta di mana semua benda di dalamnya secara konstan bergerak menjauhi sesama mereka, jelas menggambarkan pengembangan alam semesta itu. Pemerhatian yang dijalankan dalam tahun berikutnya mengesahkan bahawa alam semesta adalah berkembang secara berterusan. Fakta ini telah di jelaskan dalam Al-Qur'an ketika mana hal ini masih belum lagi pernah diketahui oleh manusia. Ini adalah kerana Al-Qur'an adalah kalam Tuhan, maha Pencipta dan Pemerintah bagi seluruh alam semesta.

PEMISAHAN LANGIT DAN BUMI

Sepotong ayat mengenai penciptaan langit dinyatakan sebagai berikut.ayat.

"dan apakah orang-orang kafir itu tidak melihat bahawasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu (satu unit penciptaan), kemudian kami pisahkan antara keduanya. Dan daripada air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakan mereka tiada juga beriman?". (Surah Al-Anbia: 30)

Kalimah 'ratq' diertikan sebagai dijahit yang bermaksud 'dikumpul bersama, dicampur' dalam kamus bahasa arab. Ianya digunakan untuk merujuk dua intipati yang berbeza yang membina suatu yang menyeluruh. Frasa 'Kami membuka jahitan; adalah perkataan fataq dalam bahasa arab dan menggambarkan bahawa sesuatu yang diwujudkan dengan membelah bahagian atau memusnahkan struktur ratq. Biji benih yang tumbuh bertunas dari tanah adalah satu contoh frasa ini.

Sekarang mari kita perhatikan sejenak ayat ini sekali lagi dengan menyimpan pemahaman ini di dalam minda. Di dalam ayat tersebut, langit dan bumi pada status pertamanya adalah berbentuk ratq. Kedua-duanya di pisahkan (fataqa) dengan kemunculan satu dari yang satu lagi. Apa yang menarik, apabila kita mengingati saat pertama fenomena Big Bang kita melihat bahawa satu titik tunggal mengandungi semua material alam semesta.

Dalam perkataan lain, setiap benda termasuk langit dan bumi yang masih belum diciptakan lagi, juga termasuk di dalam titik tunggal ini dalam keadaan ratq. Titik ini kemudiannya meletup dalam satu letupan yang besar, menyebabkan materialnya menjadi fataq dan proses ini membentuk keseluruhan struktur alam semesta. Apabila kita membandingkan pernyataan di dalam ayat Al-Qur'an di atas dengan penemuan saintifik, kita mendapati bahawa kedua-duanya berada dalam keserasian yang sempurna di antara satu sama lain. Apa yang cukup menarik perhatian ialah penemuan ini tidak diketahui sehingga abad ke 20.

ORBIT

Ketika menerangkan mengenai bulan dan matahari dalam Al-Qur'an, ianya ditekankan bersama bahawa setiap satunya mempunyai laluan orbit tertentu;

Dia yang menjadikan malam dan siang, matahari dan bulan, setiap mereka berenang di falak (tempat peredarannya) . (Surah al-Anbiya; 33)

Dalam ayat lain dinyatakan juga bahawa matahari sebenarnya bukan objek yang statik tetapi juga mempunyai orbitnya tertentu;

Dan matahari beredar di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan yang maha Perkasa dan maha Mengetahui. (Surah Yaasin;38)

Fakta yang dikemukakan dalam Al-Qur'an ini telah ditemui melalui pemerhatian astronomi hari ini. Berdasarkan kepada kiraan pakar-pakar astronomi, matahari bergerak dalam kelajuan yang besar selaju 720, 000 km sejam mengarah ke bintang Vega dalam satu orbit tertentu dalam sistem Solar Apex. Ini bererti matahari bergerak sejauh 17,280,000 km sejam secara anggaran. Bersama-sama dengan matahari, dan semua planet dan satelit yang berada dalam lingkungan sistem graviti matahari (sistem solar) juga turut bergerak pada jarak yang sama. Sebagai tambahan, semua bintang dalam alam semesta adalah berada dalam satu persamaan pergerakan yang telah ditentukan.

Lanjutan hal ini, iaitu alam semesta dipenuhi dengan lintasan dan orbit telah dimaktubkan di dalam Al-Qur'an;

Demi langit yang mempunyai jalan-jalan. (Surah az-Dzariyat; 7)

Terdapat lebih kurang 200 bilion galaksi dalam alam semesta, yang mengandungi hampir 200 billion bintang setiap satu. Kebanyakan dari bintang-bintang ini mempunyai planet-planet dan kebanyakan dari planet ini mempunyai satelit. Semua objek-objek langit ini bergerak menepati orbit-orbit yang telah dicongak. Untuk berapa juta tahun, semuanya 'berenang' melintasi orbit masing-masing dalam keseimbangan dan susunan yang sempurna bersama-sama dengan yang lain. Selanjutnya, bilangan komet yang banyak juga bergerak bersama dalam orbit-orbit yang telah ditentukan untuk mereka.

Orbit-orbit dalam alam semesta bukan sahaja dimiliki oleh jasad-jasad langit ini, tetapi juga dimiliki oleh galaksi-galaksi yang bergerak pada kelajuan yang besar dalam orbit-orbit yang telah ditetapkan. Sewaktu dalam pergerakan, tidak ada satupun objek langit ini yang memotong orbit atau bertembung dengan objek lain.

Suatu yang pasti, ketika Al-Qur'an di turunkan manusia tidak mempunyai sebarang teleskop seperti hari ini atau teknologi pemerhatian yang maju untuk memerhati jutaan kilometer ruang angkasa, dan juga tanpa pengetahuan fizik atau astronomi yang moden. Dengan hal ini, ianya suatu yang mustahil ketika itu untuk menentukan secara saintifik bahawa ruang langit 'dipenuhi dengan lintasan dan orbit' seperti yang dinyatakan dalam Al-Qur'an. Bagaimanapun, hal ini secara jelas diterangkan kepada manusia dalam Al-Qur'an yang diwahyukan ketika itu -kerana Al-Qur'an sebenarnya adalah kalam Tuhan.

BENTUK SFERA BUMI

"Dia menciptakan langit dan bumi dengan kebenaran. Dia membungkuskan malam atas siang dan membungkuskan siang atas malam... (Surah Az-Zumar:5)

Dalam Al-Qur'an, perkataan yang digunakan untuk menerangkan alam semesta adalah sangat penting. Kalimah arab yang diertikan sebagai 'membalut' dalam ayat di atas adalah 'takwir', dan dalam bahasa inggeris, ia bermakud 'menjadikan sesuatu membalut sesuatu yang lain, dililit sebagai satu pakaian yang terhampar. Sebagai contoh, dalam kamus arab perkataan ini digunakan untuk perbuatan membalut sesuatu mengelilingi suatu yang lain seperti mana orang yang memakai serban.

Maklumat yang diertikan di dalam ayat mengenai siang dan malam yang membalut antara satu sama lain menyatakan maklumat yang tepat mengenai bentuk dunia. Fenomena ini hanya akan menjadi benar sekiranya bumi adalah berbentuk bulat. Ini bererti bahawa di dalam Al-Qur'an, yang diturunkan di abad ke 7, bentuk sfera bumi telah di disebutkan secara kiasan di dalamnya.

Ianya harus diingat, bagaimanapun, bahawa pemahaman mengenai astronomi ketika itu melihat dunia secara berbeza. Ketika itu difikirkan bahawa bumi berbentuk dataran rata dan semua pengiraan saintifk dan penjelasan berdasarkan kepada kepercayaan ini. Ayat Al-Qur'an bagaimanapun telah memuatkan maklumat yang baru diketahui beberapa abad sebelum ini, oleh kerana Al-Qur'an adalah kalam Tuhan, perkataan yang paling tepat digunakan di dalamnya ketika menerangkan mengenai alam smesta.

BUMBUNG PROTEKTIF.

Dalam Al-Qur'an, Tuhan menarik perhatian kita kepada ciri-ciri yang sangat mengagumkan di atas langit;

Dan Kami jadikan langit itu sebagai atap terpelihara sedang mereka berpaling dari segala tanda (kekuasaan Allah) yang terdapat padanya. (Surah al-Anbiya; 32)

Sifat istimewa langit ini telah dibuktikan melalui kajian saintifik yang dijalankan pada abad ke 20 ini.

Ruang atmosefera yang mengelilingi bumi sebenarnya menjalankan fungsi yang sangat penting untuk mengekalkan kehidupan untuk wujud. Ketika memusnahkan meteor-meteor besar dan kecil ketika mendekati bumi, ia menghalangnya dari jatuh ke dalam bumi dan dari membahayakan makhluk hidupan.

Sebagai tambahan, atmosfera menapis sinaran yang datang dari luar angkasa yang sangat membahayakan kepada hidupan. Apa yang menariknya, atmosfera menelap sinaran yang berguna dan berfaedah- cahaya nampak, tak nampak dan gelombang radio - untuk menembusinya. Semua jenis radiasi ini adalah sangat penting kepada kehidupan. Cahaya nampak, yang sebahagiannya dibenarkan menembusi dalam atmosfera adalah sangat diperlukan untuk menjalankan proses fotosintesis dalam tumbuhan yang membantu mengekalkan makhluk hidupan. Kebanyakan sinaran ultra violet dengan keamatan tinggi yang dipancarkan oleh matahari di telap keluar oleh lapisan ozon dalam atmosfera dan hanya membataskan -dan yang paling penting- bahagian kecil dalam spektrom ultra violet untuk mencecah permukaan bumi.

Fungsi protefktif atmosfera tidak berakhir di sini. Atmosfera juga melindungi bumi dari kesan pembekuan dari luar angkasa, dengan suhu lebih kurang -270 darjah centigrade.

Sebenarnya atmosfera tidak bersendirian dalam menjalankan fungsi perlindungan kepada bumi. Sebagai tambahan kepada atmosfera, Jalur Allan Velt, lapisan yang dihasilkan oleh medan magnet bumi, juga berfungsi sebagai perlindungan menentang radiasi yang merbahaya yang mengancam planet kita. Radiasi merbahaya ini, yang secara berterusan dipancarkan oleh matahari dan bintang-bintang lain berpotensi membawa maut kepada makhluk hidupan. Sekiranya Jalur Van Allan tidak wujud, letupan besar-besaran oleh tenaga yang dipanggil nyalaan solar (solar flares) yang kerap terjadi di matahari akan menghancurkan semua kehidupan dalam dunia.

Dr Hugh Ross menyatakan hal ini mengenai kepentingan jalur Van Allen kepada kehidupan;

Sebenarnya, bumi mempunyai kepadatan paling tinggi berbanding sebarang planet dalam sistem solar kita. Teras besar nikal-besi ini bertanggungjawab untuk medan magnet gergasi kita. Medan magnet ini menghasilkan perisai radiasi Van Allen yang melindungi bumi dari pengeboman radiasi. Sekiranya perisai ini tidak wujud, kehidupan tidak mungkin berada di bumi. Satu-satunya planet berbatu yang mempunyai medan magnet ialah Utarid- tetapi kekuatan medannya 100 kali lebih kecil berbanding medan magnet bumi, bahkan Zuhrah, saudara planet kita, tidak mempunyai sebarang medan magnet. Perisai radiasi Van Allen adalah satu rekaan yang unik kepada bumi.

Tenaga yang dipancarkan dari salah satu pembakaran yang dikesan baru-baru ini telah dikira dan dipastikan adalah bersamaan dengan 100 juta kali ganda bom atom yang digugurkan di Hiroshima!!. 58 jam selepas letupan ini, jarum kompas magnetik diperhatikan menunjukkan pergerakan yang luar biasa dan 250 kilometer di atas atmosfera bumi, suhu jatuh mendadak kepada 2500 darjah selsius.

Ringkasnya, sebuah sistem yang sempurna sedang bekerja di luar permukaan bumi. Ia mengelilingi dunia kita dan melindunginya dari ancaman luar. Saintis hanya menyedari hal ini beberapa tahun lalu. Tetapi Tuhan telah menerangkan kepada kita dalam Al-Qur'an mengenai atmosfera bumi yang berfungsi sebagai perisai pelindung 14 abad lalu.

PENGITARAN DI ATAS LANGIT.

Ayat ke 11 dalam surah at-Tariq, merujuk kepada fungsi 'pembalikan' langit;

Demi langit yang mempunyai (sistem) pengitaran. Surat at-Tariq;11.

Perkataan yang ditafsirkan sebagai 'kitaran' dalam penerjemahan Al-Qur'an juga bermaksud 'menghantar balik' atau 'pengembalian' .

Seperti yang diketahui, atmosfera yang mengelilingi bumi mengandungi beberapa lapisan. Setiap lapisan memberikan tujuan penting bagi faedah kehidupan. Kajian telah menunjukkan bahawa semua lapisan ini menjalankan fungsi pemantulan material atau sinaran yang bergerak ke arahnya keluar semula ke luar angkasa atau turun kembali ke bumi. Sekarang kita akan meneliiti beberapa contoh fungsi 'pengitaran' yang dimainkan oleh lapisan-lapisan yang mengelilingi ruang langit bumi.

Troposfera, setinggi 13 hingga 15 kilometer di atas permukaan bumi membantu mengkondensasikan wap air yang naik ke udara dari permukaan bumi sebagai titisan hujan.

Lapisan ozon, pada ketinggian 25 kilometer, memancarkan semula sinaran merbahaya dan cahaya ultra violet yang datang dari luar angkasa kembali ke luar.

Lapisan ionosfera memancarkan liputan gelombang radio dari bumi kembali ke bahagian lain dalam bumi, sama seperti komunikasi satelit pasif, yang menyebabkan komunikasi tanpa wayar, radio dan siaran liputan televisyen dapat dilakukan untuk jarak yang lebih jauh.

Lapisan magnetosfera pula berfungsi mengembalikan zarah radioaktif merbahaya yang dipancarkan oleh matahari dan bintang-bintang lain kembali semula ke angkasa lepas sebelum sampai ke bumi.

Fakta mengenai sifat-sifat lapisan-lapisan atmosfera, yang baru diketahui baru-baru ini telah diumumkan berabad lamanya dalam Al-Qur'an, sekali lagi menunjukan bahawa Al-Qur'an sebenarnya adalah kata-kata Maha Suci Allah.

LAPISAN ATMOSFERA

Satu kenyataan telah disebut di dalam Al-Qur'an bahawa alam semesta ini mempunyai 7 lapisan;

Dia-lah Allah yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak terhadap langit, lalu di jadikanNya 7 lapisan langit. Dan Dia maha Mengetahui segala sesuatu. (Surah al-Baqarah; 29)

Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa dan Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya. Dan Kami hiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang yang cemerlang dan Kami memeliharanya dengan sebaik-baiknya. Demikianlah ketentuan yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui. (Surah Fusilat; 12)

Perkatan 'langit-langit' , yang mana banyak di sebut di dalam ayat Al-Qur'an merujuk kepada langit di atas bumi dan merangkumi juga seluruh alam semesta. Makna perkataan tersebut bermaksud langit di bumi ataupun atmosfera yang terdiri daripada 7 lapisan.

Kajian kontemporari mendapati bahawa atmosfera dunia terdiri daripada pelbagai lapisan yang saling tindih menindih di antara satu sama lain, tambahan lagi lapisan ini telah digambarkan di dalam Al-Qur'an secara tepat.

Berdasarkan kajian saintifik yang telah dijalankan, subjek ini digambarkan seperti berikut;

Para saintis telah menemui bahawa atmosfera terdiri daripada beberapa lapisan, lapisan tersebut berbeza dari sudut fizikal berdasarkan tekanan atmosefera dan kandungan gas. Lapisan atmosefera yang paling hampir kepada permukaan bumi di panggil troposfera, yang mengandungi lebih kurang 90% jumlah jisim atmosfera, manakala lapisan di atas troposfera dipanggil stratosfera, kemudian diikuti dengan ozonosfera di mana penyerapan sinaran ultra ungu berlaku, kemudian diikuti dengan mesosfera, dan termosfera yang terdiri dari sebahagian gas ionyang dipanggil ionosfera. Bahagian yang paling luar dipanggil eksosfera yang merentang sejauh 480 km sejauh 960 km.

Jika kita perhatikan bilangan lapisan yang tersebut, kita akan mendapati atmosfera sebenarnya mempunyai 7 lapisan persis seperti yang disebutkan dalam Al-Qur'an.

Keajaiban yang penting sekali yang disebut dalam ayat ini 'Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya' di dalam surah Fusilat ayat ke 12. Di dalam perkataan lain, Tuhan telah menyatakan bahawa Dia telah menetapkan setiap tingkat langit itu dengan tugas dan fungsi tertentu. Kebenaran ini telah dilihat di bahagian pertama tadi, setiap lapisan mempunyai peranan penting untuk kebaikan hidupan semua manusia dan hidupan di muka bumi ini. Setiap lapisan mempunyai fungsi yang khusus, bermula dari fungsi pembentukan hujan sehingga kepada perlindungan daripada ancaman radiasi berbahaya, dan dari memancarkan gelombang radio sehingga menghalang ancaman meteor yang memusnahkan.

Salah satu dari pelbagai fungsi ini, sebagai contoh, telah dinyatakan dalam sebuah sumber saintifik sebagai berikut;

Atmosfera bumi mempunyai 7 lapisan. Lapisan yang paling rendah dipanggil troposfera. Hujan, salji dan angin hanya terjadi di troposfera.

Ini adalah satu penemuan fenomena yang menakjubkan, yang tidak dapat diperolehi tanpa kemajuan teknologi abad ke 20 sebagaimana yang telah nyata disebut dalam Al-Qur'an 1400 tahun dahulu



Islam Akan Tetap Terbela


Kejadian berlaku di sebuah negara yang tidak dapat dipastikan namanya.Masyarakat dalam negara itu hidup dalam keadaan yang aman dan damai.Rata-rata penduduknya adalah yang menganut agama Islam.

Suatu hari datang seorang cendekiawan kristian, yang ingin menguji keagungan dan kebenaran Tuhan yang disembah. Cendekiawan itu berjumpa dengan raja negara tersebut dan meminta kebenaran untuk berdebat dengan penduduk-penduduk di negara itu.

Pertaruhan yang telah ditetapkan oleh cendekiawan itu adalah, jika dia dikalahkan, dia beserta seluruh ahli keluarganya akan memeluk Islam.Sebaliknya jika dia menang, raja hendaklah memberi dia kekayaan dan kebenaran menyebarkan agamanya di situ. Dan syarat terpenting perbahasan ialah menggunakan bahasa isyarat.

Kemudian raja pun bertitah mengumumkan pertandingan tersebut kepada rakyat dan barangsiapa yang kalah, dia akan dikenakan hukuman yang berat. Setelah hampir waktunya, muncullah seorang pengembala kambing Islam yang ingin membela agamanya. Dengan berat hati,raja membenarkan kerana tiada siapa lagi yang berani menyahut cabaran itu.

Pada hari pertandingan, rakyat berkumpul di
padang yang luas dan gembala kambing didudukkan bertentangan dengan cendekiawan kristian. Bermulalah soalan, cendekiawan menunjukkan satu jari kepada hadirin. Gembala kambing pula menunjukkan dua jarinya pada hadirin. Dan jawapannya betul.

Cendekiawan pula menunjukkan dua jari pula dan gembala kambing menunjukkan lima jari, jawapannya juga betul. Kemudian, cendekiawan menunjukkan lima jari, gembala kambing menunjukkan enam jari. Betul juga! Raja mula berfikir,hebat juga gembala kambing ini.

Cendekiawan yang tidak berpuas hati, membuat bulatan pada hadirin dengan tangannya, kemudian gembala kambing menunjukkan penumbuk tangannya. Betul lagi... Lalu cendekiawan tersenyum puas hati. Cendekiawan mengeluarkan pedang dan halakan ke langit. Gembala kambing pula mengeluarkan pisau kontotnya, lalu dijunamkan ke bumi. Betul! Lalu cendekiawan menepuk tangan.Cendekiawan kemudiannya menunjukkan seekor ayam ditangan dan gembala kambing menunjukkan telur ayam ditangan. Betul... Maka tamatlah sesi perdebatan.

Raja amat berpuas hati dengan kepandaian gembala kambing.Cendekiawan itu mengadap raja, untuk menunaikan janjinya. Raja bertanyakan soalan dan jawapan perdebatan antara cendekiawan dan gembala kambing. Cendekiawan pun mula bercerita...

"Sungguh hamba akui kebesaran Tuhan, sehingga rakyat tunku dapat menjawab dengan baik sekali. Sebenarnya soalan hamba, tunjuk satu jari bermakna adakah kalimah syahadah cuma yang pertama sahaja? (Asyhaduallah ilahaillallah...) Jawapan yang diberikan gembala kambing, dua jari. Jawapannya betul kerana sambungannya, (wa asyhaduan namuhammadarrasullullah)."

"Hamba tunjukkan dua jari, bermakna adakah rukun islam ada dua? Gembala kambing memberi jawapan, lima. Betullah... Bila hamba tunjukkan lima jari,maksudnya adakah islam setakat itu sahaja? Jawapan yang diberikan enam jari,sebab rukun iman ada enam."

"Bulatan pula bermakna siapa yang jadikan bumi? Gembala kambing menjawab penumbuk, betullah sebab Allah yang Maha Berkuasa. Bila hamba mengeluarkan pedang dan menunjuk ke langit, gembala kambing mengeluarkan pisau kontotnya dan menjunamkan ke bumi. Betullah... kerana Allah yang jadikan langit dan bumi."

"Ayam tu sebenarnya soalan bonus... apakah asal usul kejadian ayam itu?
Jawapannya telur... betullah... Sesungguhnya hamba amat berbesar hati dan akan mendalami islam sepenuhnya, serta menyebarkannya." Raja tersenyum gembira mendengar soalan dan jawapan tersebut.

Kemudiannya gembala kambing dipanggil untuk mengadap Raja, maka diberikan ganjaran yang telah dijanjikan. Dan bertanyalah Raja akan rahsia gembala kambing tersebut, adakah soalan itu dah bocor? Gembala kambing pun bercerita...

"Hamba sungguh tak puas hati betul dengan orang Kristian yang sombong itu.Dia tunjuk satu jari, maknanya dia nak kambing hamba satu. Jadi hamba menjawab, dua pun hamba boleh bagi. Dia tunjuk dua maknanya dia nak lagi dua pulak! Nak empat la maksudnya. Dan hamba jawab lima pun boleh. Kemudian dia tunjuk lima, maknanya takkan lima jea...? Oklah hamba boleh bagi enam pada dia."

"Lepas tu dia tunjuk bulatan, maknanya dia nak semua kambing hamba. Hamba pun tunjuklah penumbuk. Pas tu dia keluarkan pedang, wah wah... dia ingat orang kaya je ada pedang. Hamba pun tunjuk pisau kontot hamba.Sekurang-kurangnya hamba ada juga. Kemudian dia tunjuk ayam pulak! Amboi...mentang-mentanglah dia kaya, selalu makan ayam... Hamba pun mampu...walaupun hanya telur ayam. Tapi patik tetap bersyukur, kerana dia dah sedar dan nak peluk islam, sekurang-kurangnya dia takkan sombong dan bongkak lagi..."

Tergelak besar Raja mendengar penjelasan gembala kambing tersebut. Sungguh besar keagungan Tuhan... walau dengan cara apa sekalipun islam dicabar dan dihina, Islam akan tetap terbela. Wallaualam...

Subhanallah....Maha Suci Tuhanku





Inilah planet di mana kita tinggal sekarang.Begitu kerdilnya kita di bumi tuhan.

Sikap.....


Ever wonder about those people who say they are giving more than 100%?


We have all been in situations where someone wants you to GIVE OVER
100%.

How about ACHIEVING 101%?

What equals 100% in life?

Here's a little mathematical formula that might help answer these
questions:

If:

A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

Is represented as:

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26.

If:

H-A-R-D-W-O- R- K

8+1+18+4+23+ 15+18+11 = 98%

And:

K-N-O-W-L-E- D-G-E

11+14+15+23+ 12+5+4+7+ 5 = 96%

But:

A-T-T-I-T-U- D-E

1+20+20+9+20+ 21+4+5 = 100%

THEN, look how far the love of God will take you:

L-O-V-E-O-F- G-O-D

12+15+22+5+15+ 6+7+15+4 = 101%

Therefore, one can conclude with mathematical certainty that:

While Hard Work and Knowledge will get you close, and Attitude will get you there, It's the Love of God that will put you over the top!

Keindahan Matematik



1 x 8 + 1 = 9
12 x 8 + 2 = 98
123 x 8 + 3 = 987
1234 x 8 + 4 = 9876
12345 x 8 + 5 = 98765
123456 x 8 + 6 = 987654
1234567 x 8 + 7 = 9876543
12345678 x 8 + 8 = 98765432
123456789 x 8 + 9 = 987654321

1 x 9 + 2 = 11
12 x 9 + 3 = 111
123 x 9 + 4 = 1111
1234 x 9 + 5 = 11111
12345 x 9 + 6 = 111111
123456 x 9 + 7 = 1111111
1234567 x 9 + 8 = 11111111
12345678 x 9 + 9 = 111111111
123456789 x 9 +10= 1111111111

9 x 9 + 7 = 88
98 x 9 + 6 = 888
987 x 9 + 5 = 8888
9876 x 9 + 4 = 88888
98765 x 9 + 3 = 888888
987654 x 9 + 2 = 8888888
9876543 x 9 + 1 = 88888888
98765432 x 9 + 0 = 888888888


And look at this symmetry:

1 x 1 = 1
11 x 11 = 121
111 x 111 = 12321
1111 x 1111 = 1234321
11111 x 11111 = 123454321
111111 x 111111 = 12345654321
1111111 x 1111111 = 1234567654321
11111111 x 11111111 = 123456787654321
111111111 x 111111111=123456789 87654321

Now, take a look at this...
101%

From a strictly mathematical viewpoint:

What Equals 100%? What does it mean to give MORE than 100%?

Perkaitan Antara Pemanasan Global Dan Sendawa Lembu


Dalam menghadapi masalah pemanasan global, sekumpulan saintis di London menemui cara yang lebih mudah untuk mengurangkan masalah tersebut, iaitu membuatkan lembu ternakan kurang sendawa.

Kumpulan saintis tersebut berpendapat bahawa menggunakan kaedah penternakan moden seperti mencipta makanan baharu yang boleh mengurangkan haiwan tersebut sendawa merupakan antara cara mengurangkan pelepasan gas rumah hijau yang menyumbang pemanasan global. Antara caranya adalah dengan memperkenalkan makanan berasaskan kekacang yang mudah dihadamkan dan mengurangkan pelepasan gas metana ke udara.

Secara purata lembu ternakan mengeluarkan 100 hingga 200 liter gas metana pada setiap hari. Fenomena ini menjadikan perubahan cara makanan sebagai faktor utama dalam usaha mengurangkan pelepasan gas rumah hijau ke atmosfera bumi.

Rahsia Di Sebalik Tasyahud

Dalam solatku yang sudah sekian kalinya, aku tetap merenung telunjukku dalam setiap tasyahud (tahiyyat) awal dan akhir, mengharapkan pahala menurut sunnah mengisi setiap kantung pahala yang tak pernah ku lihat. Berpuluh tahun berbuat demikian, perasaan ingin tahu tetap menerjah hatiku. Mengapa Rasulullah s.a.w. berbuat demikian? Mengapa disunatkan merenung telunjuk sewaktu tasyahud? Pasti ada sesuatu sehinggakan disunatkan berbuat demikian. Bagi yang tak ambil pusing, tetap bahagian mereka dengan kantung pahala yang sarat di akhirat, dijamin Allah s.w.t..







Dirujuk persoalan itu kepada yang arif. Kata mereka telunjuk itu satu, diangkat ketika mengucapkan kalimah "Aku bersaksi bahawa Tiada Tuhan Yang disembah melainkan Allah" bagi menandakan keEsaan Allah yang Satu, Yang Maha Esa dan Tiada yang sebanding denganNya. Jawapan yang diberi mententeramkan jiwaku hanya buat seketika. Memang benar apa yang dikatakan yang arif itu tadi, tapi mengapa gelodak jiwa mengatakan ada sesuatu yang lain.

Aku sentiasa terganggu dengan persoalan yang ditimbulkan hati yang mendesak-desak mencari rahsia sebenar sehingga hatiku puas. Kenapa hanya perkara ini begitu mendesak jiwa sedangkan perbuatan itu hanya dilakukan dengan seketika dalam solat.

Sehinggalah di suatu senja yang sangat hening. Hujan lebat mula turun di luar rumah, menghalang langkah insan yang beriman lemah ini untuk ke tempat azan dilaungkan. Ditunaikan tanggungjawabku kepada Yang Maha Pencipta dalam kamar bacaan di rumah. Maghrib itu membuka persoalan lama itu kembali. Mula sahaja tasyahud awal, telunjukku direnung dan membangkitkan kembali persoalan yang sering bermain dijiwaku.

Kekhusyukan dalam ibadatku sedikit teganggu, minda ditumpukan kembali kepada bacaan solat supaya hatiku tetap berpaksikan rasa syukurku kepada Yang Menciptakan diriku dengan segala kesempurnaan. Tapi semua itu terganggu kembali bila saja aku berada dalam tasyahud akhir. Sekali lagi aku mengucapkan kalimah " Ashhadu allaa ilaa ha illallah (Aku bersaksi bahawa Tiada Tuhan Yang disembah melainkan Allah) sambil jari telunjukku diangkat menandakan aku mengakui keEsaan Allah s.w.t..

Bagaikan hendak tersembur kandungan dadaku tatkala aku merenung jari telunjukku pada kali ini. Serta merta airmataku mencurah-curah keluar tak tertahan, ditahan sebak dadaku supaya tidak terbatal solatku. Allahuakbar! Allah Maha Besar! Ampunkanlah segala dosa yang telah kulakukan dengan tanganku ini… Ya Allah! Betapa Engkau memuliakan kami manusia dengan kalimah NamaMu pada jasad kami yang kotor ini.. Ampunkanlah kami, ampunkanlah aku… Mulai maghrib hari itu, perbuatan mengangkatkan dan merenung telunjuk dalam tasyahud tidak lagi mengganggu kekhusyukan solatku, tapi ia membuatkan hatiku sentiasa gentar dan sayu..

Sayu mengenangkan dan merindui Allah s.w.t., gentar kerana aku melihat aku ini milik Allah… Ya! Benar.. akhirnya jawapan bagi persoalan itu telah kutemui bila saja terpandang kalimah Allah ditelunjuk kananku.. Subhanallah! Maha Suci Allah! Ampunilah aku sekiranya tangan yang membawa kalimah namaMu yang Maha Suci dan Mulia ini telah aku gunakan untuk melakukan dosa dan maksiat melanggar perintahMu.. Ampunkanlah HambaMu ini Ya Allah…..







Mengapa Tidak Boleh Meniup Makanan Dan Minuman




Seringkali kita melihat, seorang Ibu ketika menyuapi anaknya makanan yang masih panas, dia meniup makanannya lalu disuapkan ke anaknya. Bukan cuma itu, bahkan orang dewasa pun ketika minum teh atau kopi panas, sering kita lihat, dia meniup minuman panas itu lalu meminumnya. Benarkan cara demikian?

Cara demikian tidaklah dibenarkan dalam Islam, kita dilarang meniup makanan atau minuman. Sebagaimana dalam Hadits Ibnu Abbas menuturkan "Bahwasanya Nabi Shallallaahu alaihi wa Salam melarang bernafas pada bejana minuman atau meniupnya". (HR. At Turmudzi dan dishahihkan oleh Al-Albani). Awalnya saya tidak mengetahui hikmahnya, bagi saya pribadi, ketika datang hadits pada saya mengenai suatu hal, maka semampunya coba saya lakukan, walaupun saya belum tahu hikmahnya, dan sebenarnya memang tidak harus tahu. Begitu juga ketika saya pertama kali mendengar hadits ini, saya hanya berusaha mengamalkan saja, bahwa kita dilarang meniup makanan atau minuman,itu juga yang saya lakukan kepada anak saya. Dan alhamdulillah ketika tadi coba browse ke internet, ternyata dari salah satu milis kimia di Indonesia, ada yang menjelaskan secara teori bahwa: apabila kita hembus napas pada minuman, kita akan mengeluarkan CO2 yaitu carbon dioxide, yang apabila bercampur dengan air H20, akan menjadi H2CO3, yaitu sama dengan cuka, menyebabkan minuman itu menjadi acidic. dan saya ingat juga bahwa Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam menyuruh kita ketika minum seteguk demi seteguk, jangan langsung satu gelas sambil bernapas di dalam gelas, hal ini juga dilarang, ternyata saya baru tahu sekarang hikmahnya, bahwa ketika kita minum langsung banyak, maka ada kemungkinan kita akan bernapas di dalam gelas, yang akan menyebabkan reaksi kimia seperti di atas.

Ulasan yang saya sampaikan, mungkin bukan hikmah keseluruhan, karena Ilmu Allah tentu lebih luas dari ilmu manusia, bisa jadi itu adalah salah satu hikmah dari puluhan hikmah lainnya yang belum terungkap oleh manusia.
Kewajiban kita hanyalah mendengar dan menta'atiNya Perkara hikmah apa yang ada dalam larangan itu, urusan belakangan. Yang penting kita sudah mencoba mentaatiNya

Penemuan Budu Yang Menakjubkan




Peminat budu sekalian….

Misteri yang baru terungkap. Khazanah yang belum dikenali ramai tapi sudah lama diamalkan di Pantai Timur. Budu atau sos bilis yang berasal dari negeri Trganu dan Klate ini mendapat perhatian dan menjadi kajian para ahli pemakanan berkhasiat dari Jepun, Amerika , Australia , New Zealand dan Jerman.

Penemuan baru-baru ini membuktikan kandungan budu memiliki Gluthaione sebagai bahan antioksidan, mengeluarkan sisa toxic dan meningkatkan daya tahan tubuh (immune) yang dapat memerangi pelbagai penyakit merbahaya dan menghalang kanser. Kenyataan ini bagaikan satu
kejutan bagi golongan yang selama ini memperlekehkan kewujudan budu yang dianggap makanan "kuno". Budu berpotensi untuk melawan radikal bebas sehingga dapat menghalang proses penuaan dan mencegah koroner jantung, diabetes, kanser dan selainnya pada peringkat lebih awal.Kajian mendalam juga mendapati budu turut mengandungi zat anti bakteria penyebab diare, penurunan kolestrol darah, pencegah penyakit jantung dan hipertensi .

Budu memiliki zat gizi yang lebih mudah dicerna, diserap dan dimanfaat kan oleh tubuh berbanding jenis protein yang lain. Khasiat budu yang diproses dari ikan bilis yang diperam terbukti mampu mengatasi masalah kanak-kanak yang menderita penyakit diare kronis akibat kurang zat pada tubuh. Ia juga mampu menggalakkan pertumbuhan berat badan bagi golongan yang menderita penyakit diare kronis ini serta menyembuhkannya dalam waktu yang singkat.

Ia juga dapat mempertingkatkan IQ kepada sesiapa yang memakannya,kerana ia merangsangkan sel-sel otak dan akan memperkukuhkan ikatan di antara neuron-neuron serta menguatkan neuron2 yang lemah. Pemakanan budu turut bertindak membantutkan pertumbuhan bakteria raffinosa dan stokiosa, penyebab utama gejala flatulensi dan kembung perut bagi kanak-kanak dan orang dewasa.

Dua kelompok vitamin yang terdapat pada budu ialah vitamin larut air (vitamin B Kompleks) dan vitamin larut lemak (vitamin A,D, E dan K). Budu merupakan sumber vitamin B yang paling banyak menyumbang kepada pecahan lain seperti vitamin B1 (thiamin), vitamin B2 (riboflavin) , asid pantotenat, asid niasin, vitamin B6 dan vitamin 12 (sianokobalamin) .

Secara saintifik, budu merupakan penyumbang utama vitamin B12 yang dihasilkan oleh bakteria Klebsiella Pneumoniae dan Citrobacter frundiin -yang mana Vitamin B12 ini tidak dimiliki dari mana-mana sumber makanan laut, ikan- ikan dan daging-daging lain. Ianya perlu untuk pembentukan sel darah merah, di mana kekurangan vitamin ini mengakibatkan terjadinya penyakit anemia perisiosa (pucat), sakit perut dan berat badan menurun.

Kadar Vitamin B12 dalam budu adalah di antara 1.5 sehingga 6.3 mikrogram per 100 gram bagi setiap satu hidangan atau 2 sudu besar. Jumlah ini jauh lebih cukup untuk keperluan badan manusia dalam sehari. Dengan adanya vitamin B12 para pengamal diet jaga badan tidak perlu lagi merasa khuatir akan kekurangan vitamin B12 di dalam badan. Selain pembekal kepada protein yang tinggi, ia turut mengandungi mineral makro dan mikro dalam jumlah yang cukup.

Jumlah mineral zat besi, kalsium dan magnesium adalah sebanyak 9, 39,2, 87 dan 8.05mg bagi setiap 100 gram budu. Budu juga mengandungi zat antioksidan dalam bentuk isoflavon. Seperti halnya vitamin C, vitamin E dan karotenoid, isoflavon juga merupakan antioksidan yang sangat
diperlukan oleh tubuh untuk menghentikan reaksi pembentukan radikal bebas.Radikal bebas merupakan atom atau molekul yang mempunyai satu atau lebih elektron yang tidak berpasangan, sehingga menjadi sangat aktif hingga menyebabkan ketumbuhan tumor, kanser, penuaan dan kematian sel.Radikal bebas didapati berpunca dari makan seharian yang dimakan dan juga dari reaksi yang terjadi di dalam tubuh. Adanya antioksidan di dalam budu akan mencegah pembentukan radikal bebas tersebut.

Kebiasaannya di dalam apa jua jenis ikan terdapat 3 jenis isoflavon(unsur antioksidan) iaitu daidzein,glisitein dan genistien. Pada budu, di samping 2 jenis unsur ini, terdapat juga antioksidan faktor 11 (6, 7, 4 trihidroksi soflavon) yang mempunyai sifat antioksidan paling kuat jika dibandingkan dengan isoflavon dalam ikan-ikan lain. Penelitian yang dilakukan di University North Carolina ,Amerika Syarikat menemukan bahawa unsur genestein dan phytoestrogen yang
terdapat pada budu terbukti dapat mencegah penyakit kanser, proses penuaan dan kanser payudara .

Penyakit jantung koroner (PJK) merupakan salah satu bentuk kelainan pembuluh darah koroner akibat penumpuan lemak di dalam dinding pembuluh darah iaitu satu keadaan yang disebut aterosklerosis. Ini mungkin disebabkan oleh faktor usia, pemakanan, jantina dan keturunan. Manakala faktor dimodifikasi adalah peningkatan kadar lipida darah (hiperkolestrolemia ),hipertensi, obesiti, stress dan kurang aktiviti lasak. Pemakanan budu yang
mempunyai sifat hipokolesterolemik (menurunkan lemak darah) seperti kandungan protein,serta makanan, niasin, vitamin E, karotenoid dan kalsium. Satu ujikaji rambang yang dijalankan mendapati pengambilan budu sebanyak 150 gm sehari selama 2 minggu dapat menurunkan kadar kolestrol ke tahap luar dari jangkaan. Selain dari sumber protein yang berkualiti tinggi, budu turut dikenali sebagai sumber serat (dietary fiber) yang baik.

Kandungan serat di dalam budu mampu mencapai di antara 8 hingga 10% bagi setiap 100 gm. Ia menyumbangkan kepada 30% dari jumlah serat yang dianjurkan oleh National Cancer Reserach. Berbanding serat di dalam ikan-ikan atau sumber protein lain, serat pada tempe (Farmasi Anis: tempe atau budu?) lebih mudah untuk dicernakan.

Dari apa yang dinyatakan ini jelas sekali bahawa khasiat serta kebaikan sepiring budu yang dimakan bersama hidangan nasi pagi, tengahari dan malam melampau jangkauan yang anda fikirkan.Budu umpama seteguk air multivitamin yang menyumbang kepada pelbagai keperluan untuk tubuh badan.

So minumlah budu mcm minum air mineral...ok! !!__..___

Pohon Syuhada'



Pohon Para Syuhada Di Bint Jbeil, Nama Baru Untuk Bint Jbeil:
“Ibukota Yang Dipenuhi Keajaiban Allah”

(Bint Jbeil- Ratusan para pelawat terus menyerbu Bint Jbeil, sebuah bandar di Selatan Lebanon yang digelar sebagai sebuah ibukota kepada Perjuangan Islam, datang daripada seluruh pelusuk Lebanon dan dunia untuk menyaksikan sendiri ‘Pohon Para Syuhada’, sebatang pohon yang dipotong pada tahun 2005 dan dipamerkan di dalam dewan utama bandar itu sebagai mengingati para pejuang yang telah syahid dalam peperangan dengan Israel)

Pada hari Rabu, 1 Ogos 2007, pohon tersebut mengejutkan penduduk-penduduk bandar
tersebut apabila dedaunan hijau semulajadi tumbuh daripada dahan-dahannya. Dahan-dahan itu juga dikelilingi oleh titisan-titisan yang harum baunya yang keluar daripada sebuah garisan keretakan yang secara tiba-tiba wujud pada pohon tersebut.

Pohon tersebut dipenuhi dengan kepingan-kepingan kayu kecil yang terukir nama-nama para syuhada di atasnya dan ia dicat dengan warna coklat gelap, sebagai simbolik kepada warna tanah di kawasan itu yang telah menyerap darah-darah para syuhada. Selepas perang dengan Israel pada Julai 2006 yang lepas, sejumlah 43 lagi kepingan kayu tersebut ditambah pada pohon itu yang terukir di atasnya nama-nama para syuhada yang syahid dalam peperangan yang terbaru itu.

Para penduduk bandar tersebut merasa sangat kagum apabila mendapati jumlah dedaunan yang tumbuh daripada dahan-dahan tersebut jumlahnya adalah 43 helai.

Minggu ini, Bint Jbeil mengenang semula jasa-jasa para syuhada tersebut yang mengorbankan jiwa mereka setahun yang lalu dalam peperangan dengan Israel . Waktu di mana kejadian ini berlaku adalah dianggap sebagai keajaiban daripada Allah sebagai sanjungan kepada para syuhada tersebut.

"Pada malam Sabtu yang lalu, kami menganjurkan sebuah majlis sambutan untuk meraikan kemenangan dalam perang setahun yang lalu," kata seorang penduduk."Kami tempat duduknya di dalam dewan itu, beliau menanyakan tentang pohon itu dan melihatnya dengan penuh hormat setelah Haji Selim Bazzi (seorang yang terhormat di bandar itu) menerangkan kepadanya mengenai idea monumen berkenaan dan bagaimana ia dibuat. Tiada sebarang daun pun yang kelihatan pada waktu itu. Segalanya adalah seperti biasa".

Para imigran Lebanon telah menempah tiket-tiket penerbangan daripada Amerika, Kanada dan Australia , sementara yang lain daripada kawasan-kawasan yang berlainan di Afrika dan rantau Teluk, telah mula memenuhi bandar ini untuk melihat sendiri monumen itu.

“Bint Jbeil telah digelar sebagai Ibukota Perjuangan dan Pembebasan, ibu kepada para syuhada dan sebuah kota para pelaksana revolusi,” komen daripada penduduk yang lain, “Kini ia mempunyai nama yang baru : Ibukota Yang Dipenuhi Keajaiban Allah. Semoga Allah melimpahkan rahmatnya ke atas bandar yang suci ini dan para syuhadanya serta para pejuangnya dan semoga Allah merahmati sesiapa sahaja yang mempunyai sebuah hati yang murni dan yang mahu mengambil pengajaran daripadanya.Allaahu Akbar!Selawat!!!

Isnin, 6 Ogos 2007
Keajaiban Pokok Ini Adalah Satu Anugerah Allah Untuk Seluruh Manusia Sebagai Petunjuk Kepada Ketinggian Darjat Dan Maqam Para Syuhada Di Bint Jbeil Yang Sanggup Menyabung Nyawa Mereka Untuk Menghadapi Kezaliman Israel di Lebanon...Allaahu Akbar!!!













Subhaanallah...Jelas kelihatan daun-daun segar tumbuh di celah-celah pohon yang telah mati...Sungguh! Ia menjadi tanda bagi orang-orang berfikir...

Inilah wajah pemilik pohon yang penuh dengan keajaiban itu...Semoga Allah sentiasa merahmatinya...
Pemilik pohon ajaib, Haji Soliman Daoud (Abu Mohammad) sedang ditemuramah oleh wartawan TV al-Manar milik Hizbullah

Seorang Ulama yang turut datang melihat keajaiban pohon tersebut sedang diberi penjelasan tentang kejadian yang mengujakan itu...
Salah seorang pengunjung sedang mengungkapkan luahan rasa hatinya terhadap keajaiban pohon yang disaksikannya dengan mata kepalanya sendiri...
wallhua'lam

Keajaiban Semut

Hari ini saya ingin berkongsikan dengan anda tentang satu e-mail yang saya kira menarik untuk tatapan kita semua......


SELAMAT DATANG KE DUNIA SEMUT
Dalam perjalanannya ke sekolah setiap hari, Omar berjalan melalui taman rumah di seberang jalan dan menanti di sana untuk seketika. Seorang kawan istimewanya tinggal di taman ini. Siapapun tidak mengenali kawan ini, tetapi Omar amat menyayanginya. Omar tidak pernah lupa menziarahi kawannya, dan dia amat gembira dengan persahabatan mereka. Tambahan pula, dia mempunyai seorang sahabat yang lebih pintar daripada orang lain. Walaupun saiz badannya kecil, tetapi kawannya ini melakukan banyak perkara-perkara penting. Dia juga adalah seorang yang kuat bekerja. Dia melakukan semua kerja-kerjanya dengan baik dan dalam masa yang sepatutnya, seolah-olah dia adalah seorang askar. Walaupun dia tidak pergi ke sekolah seperti Omar, dia melaksanakan dengan jayanya banyak tugas-tugas yang diperlukannya di dalam hidupnya.
Sudah tentu kamu tertanya-tanya siapakah sahabatnya itu?
Sahabat rahsia Omar ialah seekor semut, yang dapat melakukan banyak perkara-perkara yang indah.
Mungkin kamu belum pernah mendengar betapa mahir dan bijaknya semut. Sebahagian kamu mungkin menganggap mereka sebagai serangga-serangga ringkas yang hanya melata ke sana sini tanpa melakukan apa-apa. Tetapi mereka yang beranggapan demikian telah tersilap, kerana semut, seperti juga hidupan lain, mempunyai kehidupan mereka sendiri.
Omar berkesempatan untuk mempelajari dengan lebih terperinci kehidupan ini daripada sahabatnya. Kerana itulah dia tidak pernah lupa untuk menziarahi sahabatnya dan amat gemar berbual dengannya.
Semut-semut penganyam adalah tukang jahit yang mahir. Mereka menyambung daun-daun dengan menariknya daripada dua bahagian dan menjahit daun-daun ini bersama. Dengan cara ini, mereka membuat rumah yang baik untuk diri mereka.
Omar berasa amat kagum dengan perkara-perkara yang didengarinya daripada sahabatnya tentang dunia semut. Dia ingin berkongsi semua yang telah dipelajarinya tentang bakat, kebijaksanaan dan semua sifat-sifat lain hebat sahabat kecilnya ini dengan orang lain.

Jadi, apa yang menyebabkan Omar begitu gembira? Kenapa dia begitu tertarik dengan dunia semut? Sudah tentu kamu tertanya-tanya mengapa. Jadi teruskan membaca...

Semut mempunyai jenis yang lebih banyak daripada hidupan-hidupan yang lain. Daripada setiap 700 juta semut yang dilahirkan ke dunia, hanya terdapat 40 kelahiran manusia. Dengan kata lain, jumlah semut-semut di dunia ini adalah jauh lebih tinggi daripada manusia.
Semut-semut penjaga pintu mengawal sarang. Mereka melakukan tugas ini dengan jayanya. Semut-semut lain juga kuat bekerja. Mereka melakukan semua kerja-kerja di dalam sarang.
Keluarga semut juga amat besar. Contohnya, kamu mungkin mempunyai sebuah keluarga yang terdiri daripada 4-5 orang anggota. Bagaimanapun, di dalam keluarga semut, kadang kala terdapat berjuta-juta semut. Sekarang fikirkan untuk seketika: jika kamu mempunyai berjuta-juta adik beradik bolehkan kamu tinggal di dalam sebuah rumah? Sudah tentu tidak!

Kehebatan sifat-sifat semut tidak berakhir di sini sahaja. Walaupun, berjuta-juta mereka tinggal bersama, mereka tidak mempunyai sebarang masalah di antara mereka, tidak ada kekeliruan atau kecamukan. Mereka hidup di dalam kehidupan yang begitu terancang di mana setiap mereka mematuhi peraturan.

Sebahagian keluarga semut adalah tukang jahit, yang lain pula menghasilkan makanan mereka sendiri seperti peladang, dan yang lain pula menjalankan ladang-ladang kecil di mana mereka memelihara haiwan-haiwan kecil. Seperti mana manusia memelihara lembu dan menggunakan susunya, semut pula memelihara kutu-kutu kecil (kutu daun) dan menggunakan susunya.

Semut-semut "bercakap" di antara satu sama lain dengan menyentuh.

Sekarang mari kita lihat apa yang Omar akan katakan tentang dunia semut ini:

Omar: Saya mula menyedarinya apabila saya ternampak kepalanya yang kecil itu muncul daripada tanah. Kepalanya menarik perhatian saya, kerana ia lebih besar daripada badannya. Saya tertanya-tanya mengapa kepalanya begitu dan mula memerhatikan sahabat kecil saya ini. Kepalanya yang lebih besar daripada badan membantunya untuk bekerja sebagai pengawal di pintu masuk sarang. Adakah kamu mahu tahu 'bagaimana'? Dia memeriksa sama ada semut-semut yang hendak memasuki sarang berasal daripada keluarganya atau tidak, dan dia tidak akan membenarkan mereka masuk sekiranya mereka orang asing.

Sebaik sahaja melihatnya, saya bertemu dengannya dan memintanya menceritakan apa yang sedang berlaku di dalam. Sahabat kecil saya faham akan perasaan ingin tahu saya, dan mula memberitahu saya tentangnya. Apa yang paling menghairankan saya ialah bagaimana semut-semut yang berkepala besar mengenali rakan-rakan sama sarang dengan mereka dan membenarkan mereka masuk.

Semut-semut tidak mahu orang luar memasuki sarang mereka, kerana ia akan mengancam keselamatan mereka. Mereka tidak akan ragu-ragu untuk bergaduh untuk melindungi sarang dan sahabat-sahabat mereka.

Si Semut: Omar, pertamanya biar saya memaklumkan kepada awak bahawa kami memanggil keluarga kami sebuah 'gerombolan' . Dengan kata lain, kami hidup di dalam masyarakat yang digelar gerombolan. Seekor semut dapat memberitahu dengan mudah sama ada semut lain berasal daripada gerombolannya atau tidak. Dia melakukannya dengan menyentuh badan semut tersebut dengan sesungutnya, (batang kecil dan nipis yang keluar daripada atas kepalanya) yang membantunya membezakan semut luar. Bagaimanapun, kami mungkin terpaksa menggunakan kekerasan untuk menghalaunya.


Omar terperanjat mendengar tentang sistem keselamatan mereka yang sempurna dan tertanya-tanya bagaimana semut-semut asing cuba memasuki sarang. Apabila dia berkongsi pemikiran ini dengan sahabatnya, dia tersenyum kepadanya dan menyatakan bahawa terdapat banyak perkara yang akan memeranjatkannya.

Semut-semut mempunyai tugas-tugas berbeza. Mereka bekerja keras pada kerja mereka tanpa berehat.


Semut tersebut kemudian berkata: "Biar saya memberitahu awak tentang keadaan dalaman sarang kami, yang kamu beria-ia untuk mengetahuinya. Gerombolan-gerombol an kami mempunyai seekor ratu semut, semut-semut jantan, askar-askar dan semut-semut pekerja.
Ratu dan semut-semut jantan mengekalkan spesies kami. Ratu lebih besar daripada kami semua. Tugas semut-semut jantan ialah untuk membolehkan ratu melahirkan semut-semut baru. Askar-askar bertanggung jawab memelihara gerombolan kami, memburu dan mencari tempat baru untuk sarang. Kumpulan terakhir mengandungi semut-semut pekerja. Semut-semut pekerja semuanya terdiri daripada semut-semut betina yang mandul. Iaitu, mereka tidak bolehmelahirkan anak. Mereka menjaga ratu dan anak-anaknya, dan membersihkan dan memberi makan kepada mereka. Lebih daripada itu, mereka terpaksa melakukan semua kerja-kerja lain di dalam gerombolan. Mereka membina koridor lubang baru di dalam sarang, mencari makanan dan membersihkan sarang. Semut-semut pekerja dan askar juga terbahagi kepada kumpulan-kumpulan kecil di kalangan mereka. Sebahagian mereka adalah penternak, juru bina, dan pencari makanan. Setiap kumpulan mempunyai tugas-tugas yang berbeza. Ketika satu kumpulan berlawan dengan musuh-musuh atau berburu, kumpulan lain pula membina sarang, dan yang lain pula mengambil berat tentang kebersihan dan membaiki sarang".

Apabila sahabat kecil Omar telah menjelaskan semuanya, dia mendengarnya dengan penuh tanda tanya, dan kemudian menyoalnya: "Tidak pernahkah kamu merasa bosan, menanti di pintu masuk sarang setiap masa? Apakah tugas kamu di dalam sarang?

Si semut menjelaskan: "Saya juga seorang pekerja, dan tugas saya ialah untuk bekerja sebagai penjaga pintu. Seperti yang dapat kamu lihat, kepala saya cukup besar untuk menutup lubang masuk sarang. Saya bangga mempunyai kebolehan ini, dan saya melaksanakan tugas saya dengan bangga. Saya tidak pernah bosan; sebaliknya, saya gembira kerana saya melindungi sahabat-sahabat saya daripada ancaman".

Omar tidak dapat menahan kekagumannya terhadap jawapannya. Semut-semut bekerja sepanjang masa untuk menolong yang lain, tanpa memikirkan diri mereka sendiri dan tanpa sebarang masalah - sesuatu yang sering tidak dapat dilakukan oleh manusia.

Daripada apa yang telah diberitahu oleh sahabat kecilnya, dia dapat memahami dengan mudah bahawa kerja-kerja di dalam sarang telah dibahagikan dengan sempurna di antara semut-semut ini. Jelas di sini bahawa kehidupan semut-semut telah diatur dengan baik dan semua semut-semut ini tidak mementingkan diri. Kemudian dia tertanya-tanya sama ada mereka pernah bergaduh di kalangan mereka kerana sebahagian mereka mendakwa mereka lebih baik atau lebih kuat daripada yang lain. Sahabat beliau berkata bahawa perkara seperti itu tidak pernah berlaku dan menambah:

Pekerja-pekerja yang rajin sedang bekerja.

"Kami adalah sebuah keluarga yang besar, Omar. Tidak ada perasaan cemburu, persaingan atau angan-angan di kalangan kami. Kami selalu tolong-menolong di antara satu sama lain dan kami melakukan yang terbaik untuk gerombolan kami. Segala-galanya di dalam gerombolan ini adalah berdasarkan kepada pengorbanan. Setiap semut memikirkan kepentingan sahabat-sahabatnya

terlebih dahulu, dan kemudian barulah dirinya. Biar saya berikan kamu satu contoh. Apabila berlaku kekurangan makanan di dalam gerombolan, semut-semut pekerja dengan segera berubah menjadi semut "pemberi makan", dan mula memberi makan kepada yang lain dengan makanan di dalam perut simpanan mereka. Apabila telah cukup makanan di dalam gerombolan, mereka sekali lagi bertukar menjadi semut-semut pekerja.

Saya pernah mendengar manusia menyatakan bahawa terdapat persaingan di dalam alam semula jadi. Jangan sekali-sekali percaya apa yang mereka katakan. Kami lebih tahu bahawa kami perlu bekerjasama untuk berjaya."

Omar menyatakan bahawa apa yang telah dia beritahunya tentang dirinya dan gerombolannya adalah satu contoh yang baik. Dia amat gembira mengetahui bahawa Allah telah menjadikannya begitu tidak mementingkan diri sendiri, membantu dan sukakan sahabat-sahabatnya. Selepas apa yang diberitahunya kepadanya, dia memilih untuk menjadi sekurang-kurangnya seorang yang selalu memikirkan orang lain seperti mana semut-semut tersebut, dan menjadi orang baik yang Allah sukai.
Dia telah terlewat dan perlu pergi segera ke sekolah. Dia memberitahu sahabatnya bahawa dia terpaksa pergi, tetapi dia akan datang bertemu dengannya esok.
Keesokannya, Omar pergi semula ke tempat yang sama dan menanti sahabat kecilnya. Selepas beberapa minit, dia muncul. Dia memberitahunya bahawa dia tidak sabar menanti sepanjang malam untuk bertemu dengannya lagi. Kemudian mengingatkannya tentang janjinya untuk menceritakan kepadanya keadaan dalaman sarang. Oleh itu, si semut mula menceritakan tentang tempat tinggalnya:

"Walaupun kami adalah haiwan-haiwan yang kecil, sarang kami amat besar, tidak ubah seperti ibu pejabat sebuah angkatan tentera yang besar. Jika kamu orang luar, kamu tidak akan dapat memasukinya. Kerana, seperti yang telah kamu ketahui, terdapat pengawal-pengawal seperti saya di pintu-pintu.

Di dalamnya, terdapat aktiviti yang sangat tersusun dan berterusan. Beribu, malah berjuta-juta semut askar dan pekerja seperti saya bekerja di dalam keadaan yang paling mudah.
Lagipun, kami telah memikirkan semua keperluan-keperluan kami ketika kami mendirikan bangunan-bangunan kami. Contohnya, bangunan kami mempunyai paras-paras bawah tanah yang hanya mengehadkan sejumlah cahaya matahari masuk. Tetapi terdapat juga bahagian di mana tenaga cahaya matahari diperlukan. Kami membina bahagian ini di paras paling atas, yang menerima cahaya matahari pada sudut paling luas.

Dan kemudian, terdapat juga bahagian-bahagian yang perlu berada dalam keadaan berhubungan di antara satu sama lain. Kami membinanya berhampiran di antara satu sama lain, supaya semut-semut dapat bertemu antara satu sama lain dengan mudah. Ruang simpanan kami, di mana bahan-bahan lebihan kami disimpan, dibina sebagai satu bahagian yang terpisah di satu bahagian bangunan. Bilik-bilik kecil di mana kami menyimpan makanan kami ditempatkan di tempat-tempat yang mudah dicapai. Tambahan pula, terdapat juga sebuah dewan di bahagian tengah bangunan di mana kami berkumpul pada waktu-waktu tertentu".

Di sebelah, kita dapat melihat sebuah bandar bawah tanah. Walaupun tubuh mereka kecil, mereka dapat membina bandar-bandar yang begitu besar.
Apabila Omar mendengar semua ini, dia bertanya kepada sahabat kecilnya: "Apakah kamu benar-benar melakukan semua ini? Saya tidak tahu semut-semut dapat bekerja seperti jurutera-jurutera dan arkitek-arkitek yang mahir. Jika manusia hendak mendirikan bangunan-bangunan yang sempurna, mereka perlu meluangkan banyak tahun di sekolah dan bekerja keras. Adakah kamu juga mendapat latihan yang sama?" Sebagai balasan, si semut tersebut memberitahunya lebih banyak perkara-perkara menarik tentang sahabat-sahabatnya:

"Tidak, Omar. Kami semua mempunyai kemahiran ini di dalam diri kami. Ia tidak pernah diajarkan kepada kami, tetapi kami mengetahui dengan tepat apa yang perlu dilakukan, dan bila. Bukan setakat itu sahaja. Apa yang akan saya beritahu kamu selepas ini akan lebih memeranjatkan kamu.

1. Sistem Pertahanan Udara
2. Bangsal Perkebunan
3. Pintu Masuk Utama dan Pintu-Pintu Masuk Sisi
4. Bilik-Bilik yang Telah Siap
5. Perkuburan Penyimpanan
6. Bilik Pengawal
7. Perisai Luar
8. Bilik Asuhan
9. Gudang Daging
10. Gudang Bijirin
11. Penjagaan Kanak-Kanak untuk Larva-Larva
12. Bilik Musim Sejuk
13. Pusat Sistem Pemanasan
14. Bilik Mengeram
15. Bilik Diraja...
Sudah tentu semut-semut tidak dapat merancang dan mereka semua perincian ini sendiri.Mereka telah didorong oleh Allah untuk melakukannya.

Seperti yang telah saya beritahu kamu sebelum ini, bangunan kami sangat besar jika dibandingkan dengan saiz kami. Bagaimanapun, kepanasan di setiap tempat adalah sama rata. Di dalam sarang kami, terdapat satu sistem pemanasan yang sangat maju. Dengan cara ini, suhu akan kekal sepanjang hari. Untuk menjamin perkara ini, kami menutup permukaan luar bangunan kami dengan bahan-bahan yang tidak membenarkan kepanasan masuk. Dengan cara ini, kami juga menghalang udara sejuk masuk ketika musim sejuk dan menahan udara panas pada musim panas. Dengan cara inilah kami mengekalkan suhu pada satu paras".

Rumah yang semut-semut bina untuk diri mereka adalah seperti sebuah istana bagi mereka.





Sudah tentu jika Omar tidak bertemu dengan sahabat kecilnya ini, dia sukar untuk percaya bahawa semut dapat melakukan semua ini. Dia berkata kepada si semut: "Sebelum kamu memberitahu saya perkara ini, jika seseorang datang dan memberitahu tentang perincian tentang sarang kamu dan bertanya siapakah yang dapat membina sarang seperti itu, sudah tentu saya memberikan jawapan yang berbeza. Saya mungkin akan mengatakan bahawa sebuah sarang seperti itu hanya dapat dibina dengan peralatan yang baik dan kerja keras oleh orang-orang yang mahir. Jika ada orang menyatakan bahawa sarang ini tidak dibina oleh orang yang berpelajaran tetapi oleh semut-semut, sebenarnya, saya tidak mungkin akan mempercayainya" .

Ketika sahabat kecilnya, si semut bercakap dengannya, banyak anggapan melintasi mindanya. Dia beranggapan bahawa mereka lebih mahir daripada manusia, dan mula melihat haiwan-haiwan dengan pandangan yang berbeza. Dia faham semut-semut itu telah dijadikan Allah, dan ilham Allah kepada mereka setiap masa yang menjadikan mereka berkelakuan seperti ini. Jika tidak, mereka tidak akan dapat melakukan perkara-perkara ini dengan berjaya.

Ketika semua perkara ini terlintas di fikirannya, sahabat kecilnya masih terus bercakap. Apabila dia telah selesai, Omar menjadi lebih tertarik, dan mahu bertanyanya tentang semua yang terlintas di fikirannya. Dia bertanyakan soalan pertama yang difikirkannya segera. Dia telah diberitahu sebelum ini bahawa semut-semut ini berkelakuan seperti peladang, jadi dia bertanya bagaimana mereka dapat melakukannya. Bagaimana seekor semut yang begitu kecil, berladang di atas tanah tanpa sebarang peralatan, sesuatu yang manusia pun sukar untuk melakukannya?

Si semut berkata: "Biar saya beritahu awak satu perkara tentang kami. Dengan cara itu, ia akan memudahkan untuk menjawab soalan kamu. Walaupun kami kelihatan sama semuanya, kami sebenarnya terbahagi kepada banyak kumpulan-kumpulan yang berbeza mengikut cara kami hidup dan rupa kami. Terdapat 8,800 jenis semut yang berbeza. Setiap spesies mempunyai ciri-ciri yang berbeza. Semut peladang adalah salah satu daripadanya. Sekarang, saya akan memberitahu kami tentang semut yang terlibat di dalam perladangan. Mereka digelar "attas", iaitu, semut pemotong daun.

Sifat-sifat terkenal attas ialah kebiasaan mereka membawa di atas kepala mereka pecahan-pecahan daun yang telah dipotong. Untuk tujuan itu,
mulanya mereka melicinkan jalan mereka, supaya mereka dapat melaluinya dengan mudah. Jalan di mana mereka berjalan ke sarang mereka ketika membawa pecahan-pecahan dedaun kelihatan seperti sebuah lebuh raya kecil. Semut-semut berjalan perlahan-lahan sepanjang jalan ini,mereka mengutip semua ranting-ranting, batu-batu kerikil kecil, rumput dan tumbuhan liar di atas tanah, dan membuangnya. Jadi mereka membersihkan sebuah jalan untuk diri mereka sendiri.

Selepas melakukan kerja yang banyak dan lama, lebuh raya mereka menjadi lurus dan licin seperti telah diratakan oleh alat khas. Attas berjalan di atas laluan ini, berlindung di bawah pecahan-pecahan daun yang besar, yang mereka bawa di dalam rahang-rahang mereka yang dikepit kejap.

Attas memotong dedaun dengan mahir dan berhati-hati.

Omar: Kamu katakan mereka bersembunyi di bawah daun-daun? Mengapa attas merasa perlu untuk bersembunyi di bawah daun-daun?

Si Semut: Kadang kala, semut attas perlu berhati-hati, Omar. Contohnya, pekerja attas yang bersaiz sedang meluangkan hampir sepanjang hari berada jauh daripada sarang, membawa dedaun. Adalah sukar untuk mereka melindungi diri mereka ketika melakukannya, kerana mereka membawa dedaun di rahang mereka, yang selalunya mereka gunakan untuk mempertahankan diri.


Omar: Jadi, jika mereka tidak dapat mempertahankan diri, siapa yang melakukannya untuknya?

Si Semut: Semut-semut pekerja pemotong daun sentiasa ditemani oleh pekerja-pekerja yang lebih kecil. Pekerja-pekerja ini memanjat naik ke atas daun yang dibawa oleh attas dan terus memerhati. Jika berlaku serangan musuh, mereka akan melindungi sahabat-sahabat mereka, walaupun mereka bersaiz kecil.

1- Semut-semut memotong daun-daun yang mereka bawa ke sarang kepada cebisan-cebisan.
2- Mereka mengunyah cebisan-cebisan ini menjadi pulpa.
3- Mereka meletakkan pulpa ini di atas benda yang berasaskan daun-daun kering di dalam bilik-bilik baru.
4- Mereka meletakan cebisan-cebisan kulat yang mereka ambil daripada bilik-bilik lain di atas pulpa ini.
5- Sekumpulan semut-semut yang sibuk membersihkan taman dan membuang semua benda-benda yang tidak diperlukan.

Omar: Itu adalah satu lagi contoh pengorbanan. Tetapi saya ingin mengetahui satu lagi perkara. Untuk apa attas-attas ini menggunakan dedaun ini? Mengapa attas-attas ini membawa dedaun ini sepanjang hari?

Si Semut: Mereka memerlukannya untuk perladangan mereka. Attas menggunakan dedaun ini untuk menanam kulat. Semut-semut tidak dapat memakan dedaun ini sendiri. Oleh itu semut-semut pekerja membuat satu longgokan pecahan-pecahan dedaun selepas mengunyahnya, dan kemudian menempatkannya di dalam bilik-bilik bawah tanah di dalam sarang mereka. Di dalam bilik-bilik ini, mereka menanam kulat di atas daun-daun dan mereka memperoleh makanan mereka daripada pucuk-pucuk kulat yang tumbuh.


Kamu tentu tertanya-tanya bagaimana semut-semut kecil ini dapat melakukan pekerjaan menakjubkan seperti ini sendiri?


Omar: Ya, memang saya cuba memahami bagaimana semut-semut dapat melakukan semua itu. Contohnya, jika kamu meminta saya menanam kulat, sudah tentu ia bukan pekerjaan yang mudah bagi saya. Sekurang-kurangnya saya perlu membaca beberapa buah buku atau meminta nasihat daripada mereka yang tahu melakukannya. Tetapi saya tahu semut-semut tidak mendapat latihan seperti ini.

Sekarang baru saya faham apa yang menyebabkan kamu dan sahabat-sahabat kamu begitu mahir. Kamu telah diprogramkan untuk melakukan tugas-tugas kamu. Contohnya, attas telah wujud di dunia ini dalam keadaan telah sedia mengetahui tentang perladangan. Sudah tentu, Allah, Pencipta semua hidupan, telah memberikan kemahiran ini. Allahlah yang telah menjadikan kamu dan sahabat-sahabat kamu dengan sifat-sifat yang hebat ini.


Attas membawa daun-daun yang mereka potong.
Si Semut: Kamu betul, Omar. Kami mengetahui perkara-perkara ini secara semula jadi. Pencipta kami, Allah, memberikannya kepada kami sebagai satu nikmat.

Omar telah lewat lagi. Dia mengucapkan terima kasih kepadanya, dan pergi ke sekolah. Ketika berjalan, perkara-perkara yang sahabat semutnya telah beritahunya masih bergema di dalam telinganya. Sementara itu, dia terus berfikir.

Perlakuan-perlakuan mahir semut menunjukkan kepada satu kebijaksanaan hebat. Tetapi kebijaksanaan ini tidak mungkin kepunyaan semut-semut itu sendiri. Tambahan pula, mereka hanyalah makhluk-makhluk kecil. Kalau begitu, sudah tentu semua kemahiran semut menunjukkan kepada manusia kebijaksanaan Allah. Untuk menunjukkan kehebatan-Nya dan kesenian rekaan-Nya, Pencipta semut ini, telah menjadikan makhluk-makhluk kecil ini melakukan tugas-tugas yang tidak dapat mereka lakukan dengan kebijaksanaan dan kehendak mereka sendiri.

Sahabatnya memiliki kebijaksanaan, kemahiran dan pengorbanan semula jadi kerana dorongan Allah. Semua yang dilakukannya menunjukkan bahawa ia bukan kuasa dan kebijaksanaannya, tetapi Allah.

Memikirkan perkara-perkara ini, dia menyedari bahawa beberapa perkara yang digambarkannya sebelum ini secara berbeza telah digantikan oleh pandangan-pandangan fakta yang sebenar. Dia juga memahami kini bahawa cerita-cerita tentang hidupan, bagaimana mereka wujud secara kebetulan, bagaimana mereka memperoleh kemahiran-kemahiran yang mereka miliki secara kebetulan melalui satu jangka masa, adalah dusta. Bagaimana ia boleh menjadi benar? Cuba fikirkan, bagaimana semut-semut ini "bercakap" di antara satu sama lain dengan begitu sempurna jika mereka wujud secara kebetulan? Bagaimana mereka dapat berhubung di antara satu sama lain tanpa sebarang kekeliruan, dan membina sarang yang sempurna? Lagipun, jika semua semut-semut ini telah wujud secara kebetulan dan jika mereka hidup hanya untuk mempertahankan diri, bagaimana mereka dapat melakukan pengorbanan yang sangat besar di antara satu sama lain?

Dia memikirkan perkara ini sepanjang hari di sekolah. Apabila dia pulang pada sebelah petangnya, dia memilih untuk membaca al-Quran, yang telah Allah turunkan kepada semua manusia. Ayat pertama yang dibacanya adalah seperti berikut:

Sesungguhnya pada kejadian langit dan bumi, dan pada pertukaran malam dan siang, ada tanda-tanda (kekuasaan, kebijaksanaan, dan keluasan rahmat Allah) bagi orang-orang yang berakal;

(Iaitu) orang-orang yang menyebut dan mengingati Allah semasa mereka berdiri dan duduk dan semasa mereka berbaring mengiring, dan mereka pula memikirkan tentang kejadian langit dan bumi (sambil berkata): "Wahai Tuhan kami! Tidaklah Engkau menjadikan benda-benda ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari azab neraka. (Surah Ali Imran: 190-191)

Dia yakin bahawa Allah telah menjadikan semut, dirinya, ibunya dan bapanya, saudaranya dan segalanya di alam semesta ini. Sahabat kecilnya telah mengingatkannya tentang satu kenyataan penting di dunia ini: iaitu tiada pencipta selain daripada Allah.

Saya percaya apabila kamu membaca ayat-ayat ini, kamu semua akan memahami kebenarannya seperti Omar, dan mengetahui bahawa Allahlah yang telah menjadikan segalanya. Kemudian kamu akan berkata: "Darwin, yang menyatakan bahawa hidupan tidak dijadikan, tetapi telah wujud secara kebetulan, adalah suatu pembohongan besar. Apabila kita dikelilingi oleh makhluk-makhluk yang mempunyai banyak kemahiran menakjubkan, adalah mustahil untuk memikirkan bahawa ia wujud secara kebetulan".

Jadi, seperti Omar kamu juga mungkin menemui suatu hari nanti seorang kawan baik, jangan lupa bahawa banyak yang dapat kamu pelajari daripadanya. Kaji dan fikirkan tentang kesempurnaan di dalam kesenian Allah, Yang menjadikannya. Dan jika kamu bertemu dengan pendusta-pendusta seperti Darwin, ceritakan kepada mereka tentang sifat-sifat sahabat kecil kamu dan katakan bahawa kamu tidak akan mempercayai penipuan-penipuan mereka yang tidak masuk akal.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...